Connect With Us

Bus Rombongan Warga Serpong Masuk Jurang di Tegal, Wali Kota Tangsel Bertolak ke Lokasi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 7 Mei 2023 | 16:08

Tangkapan layar detik-detik evakuasi korban bus pariwisata yang membawa rombangan peziarah dari Tangsel terjatuh di Guci, Kabupaten Tegal, pada Minggu, 7 Mei 2023 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bus pariwisata yang masuk jurang di Guci, Tegal, Provinsi Jawa Tengah, berisi rombongan asal Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan informasi, kecelakaan yang diduga disebabkan rem blong ini mengakibatkan satu penumpang tewas dan belasan orang lainnya luka-luka .

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang mengetahui hal ini langsung bergegas ke lokasi kejadian, untuk memimpin evakuasi langsung warganya yang menjadi korban kecelakaan, Minggu 7 Mei 2023.

"Iya, saya dengan ajudan sudah dalam perjalanan menuju Tegal," kata Benyamin, saat dikonfirmasi.

Benyamin mengaku telah menugaskan Sekretaris Dinas Kesehatan untuk memberangkatkan ambulans. Juga Kepala BPBD untuk memantau langsung kecelakaan, juga Sekretaris Camat Serpong Utara untuk memastikan warganya bisa kembali ke Tangsel.

"Satu mobil jenazah juga saya dorong untuk berangkat, karena kami dapat info ada satu orang yang wafat," kata Benyamin.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

BANTEN
Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill