Connect With Us

Bus Rombongan Warga Serpong Masuk Jurang di Tegal, Wali Kota Tangsel Bertolak ke Lokasi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 7 Mei 2023 | 16:08

Tangkapan layar detik-detik evakuasi korban bus pariwisata yang membawa rombangan peziarah dari Tangsel terjatuh di Guci, Kabupaten Tegal, pada Minggu, 7 Mei 2023 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bus pariwisata yang masuk jurang di Guci, Tegal, Provinsi Jawa Tengah, berisi rombongan asal Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan informasi, kecelakaan yang diduga disebabkan rem blong ini mengakibatkan satu penumpang tewas dan belasan orang lainnya luka-luka .

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang mengetahui hal ini langsung bergegas ke lokasi kejadian, untuk memimpin evakuasi langsung warganya yang menjadi korban kecelakaan, Minggu 7 Mei 2023.

"Iya, saya dengan ajudan sudah dalam perjalanan menuju Tegal," kata Benyamin, saat dikonfirmasi.

Benyamin mengaku telah menugaskan Sekretaris Dinas Kesehatan untuk memberangkatkan ambulans. Juga Kepala BPBD untuk memantau langsung kecelakaan, juga Sekretaris Camat Serpong Utara untuk memastikan warganya bisa kembali ke Tangsel.

"Satu mobil jenazah juga saya dorong untuk berangkat, karena kami dapat info ada satu orang yang wafat," kata Benyamin.

TANGSEL
Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Rabu, 22 April 2026 | 13:32

Bagi masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat mendatangi polres setempat untuk mengecek keberadaanya.

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill