Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak kurang lebih seribuan armada mobil bus bakal mengantarkan para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke sekolah tiap hari.
Armada tersebut yakni Bus Trans Aggrek Circle Live milik Pemerintah Kota Tangsel yang digunakan untuk memberi akses penjemputan bagi anak-anak sekolah.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel H Ika mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian mengenai penggunaan bus tersebut sebagai sarana penjemputan.
"Yang kami lakukan nanti, ini sebagai feeder saja untuk jemput anak sekolah. Supaya nanti orangtuanya bisa mengantar sampai titik droping, lalu kami sediakan bus untuk menghantar mereka," katanya seperti dikutip dari tribuntangerang.com, Selasa 17 Januari 2023.
Diharapkan pengoptimalan Bus Anggrek mampu mengurangi masalah kemacetan. Bus ini juga dipersiapkan gratis bagi para pelajar wilayah Tangsel.
Ika menuturkan, bus gratis untuk pelajar ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun ini. Sementara saat ini Bus Anggrek memiliki fungsi untuk membantu moda transportasi masyarakat atau anak sekolah yang butuh kendaraan.
"Kajiannya sudah kami buat, tinggal langkah-langkah pengoperasiannya. Sosialisasi juga termasuk ke Organda seputar jalur-jalurnya, agar mereka tidak merasa tersaingi. Harus ada duduk bersama dengan instansi-instansi terkait seputar ini," tutupnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSeorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews