Connect With Us

Korban Kecelakaan Bus Tol Cipali Dirujuk ke 3 RS di Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 5 Maret 2024 | 07:03

Korban kecelakaan bus rombongan Ciputat Timur di Tol Cipali mendapatkan perawatan intensif petugas. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah korban kecelakaan bus rombongan Ciputat Timur di ruas Tol Cipali telah dipulangkan ke Tangerang Selatan (Tangsel).

Korban yang telah dijemput yakni berjumlah 11 orang untuk kemudian dirujuk ke tiga rumah sakit di Kota Tangsel.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel dr. Allin Hendalin merincikan, 5 orang dirawat di RSU Tangerang Selatan, kemudian 2 orang di RSUD Serpong Utara, dan 1 di RS Pondok Aren.

"3 korban lainnya dipastikan diperbolehkan secara medis untuk diantar pulang ke rumahnya," ujar Allin dalam keterangannya, Senin, 4 Maret 2024.

Lebi lanjut Allin menjelaskan, korban yang sudah membaik diizinkan pulang dan akan terus dimonitor keadaannya oleh petugas.

Saat ini, masih tersisa korban kecelakaan bus yang menjalani perawatan intensif di RS Mitra Plumbon Cirebon.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill