Connect With Us

Tabrak Bus Berhenti Mendadak, Pemotor Luka-luka di Serpong Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 September 2023 | 00:37

Pemotor tergeletak bersimbah darah usai menabrak bus yang berhenti mendadak di Jalan Raya Serpong Km 7 No 78, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 10 September 2023, dini hari. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemotor menabrak bus yang berhenti mendadak di Jalan Raya Serpong Km 7 No 78, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 10 September 2023, dini hari.

Akibat kecelakaan tersebut, Pemotor berinisial RK, 20, warga Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang itu terluka parah hingga bersimbah darah.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban yang mengendarai Honda Vario B-3170-NHZ, saat itu melaju dari arah Alam Sutera menuju Gading Serpong.

"Jadi di depannya ada bus berhenti mendadak. Korban mungkin tidak sempat menghindar, lalu nabrak bagian belakang bus. Setelah kejadian, busnya langsung kabur, sedangkan korban tergeletak di jalan," kata Eko, saksi mata.

Korban mengalami luka yang cukup parah di wajahnya. Selain itu, bagian depan sepeda motornya pun ringsek. Kemudian korban dilarikan ke RSUD Tangerang menggunakan angkutan umum.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill