Connect With Us

Kecelakaan Bus di Pekalongan Tewaskan 2 Warga Tangerang, Pemkab Bakal Cabut Izin PO Bus

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Oktober 2024 | 14:59

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (@TangerangNews / Tribunnews/Net)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan maut bus yang membawa rombongan dari Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang di Jalan Raya Pekalongan-Banjarnegara, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan pihaknya turut berduka cita atas peristiwa menewaskan dua warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, yakni Hj Adah, 55, dan Iyus Firdaus, 30.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya melalui Dinas Perhubungan (Dishub), akan melakukan pengecekan secara acak pada PO bus.

"Kami turut berduka cita dan mendorong lebih lagi untuk pengawasan bus-bus melalui dinas perhubungan, terlebih untuk meningkatkan, kesadaran perusahaan bus agar uji KIR secara rutin 6 bulan," katanya, Senin 21 Oktober 2024.

Kalau kedapatan melanggar, Soma menegaskan akan mencabut izin perusahaan bila ditemukan kelalaian pada bus dan pelanggaran aturan.

"Kami secara tegas akan mencabut izin operasionalnya, bila dalam hasil penyelidikan ada permasalah pada armada, karena ini menyangkut nyawa banyak orang," ungkapnya.

Diketahui, satu unit bus yang mengangkut warga, terbalik di Pekalongan, Jawa Tengah hingga menyebabkan dua orang tewas.

Berdasarkan informasi, rombongan warga ini akan studi banding di Pekalongan. Namun saat melewati jalur Pekalongan-Banjarnegara, di Desa Telogo, Pekalongan, bus jatuh dan terbalik ke parit dengan kedalaman 3 meter.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill