Connect With Us

Daftar Korban Bus Rombongan Tangerang Terguling di Pekalongan, 2 Orang Tewas

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 20 Oktober 2024 | 13:05

Ilustrasi Kecelakaan lalu lintas. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Bus pariwisata yang membawa rombongan warga Balaraja, Kabupaten Tangerang terguling di Jalan Raya Pekalongan-Banjarnegara, tepatnya di Bojonglarang, Pekalongan, pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan tewas. 

"Korban kecelakaan bus, sampai saat ini ada 2 orang yang meninggal," ujar Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo dikutip dari Detik, Minggu, 20 Oktober 2024.

Kedua korban tewas tersebut adalah Hj Adah, 55, dan Iyus Firdaus, 30. Diketahui, keduanya merupakan warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Hj Adah meninggal di lokasi kejadian pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sementara Iyus Firdaus meninggal pada Minggu, 20 Oktober 2024, dini hari sekitar pukul 03.08 WIB di ruang gawat darurat RSUD Kajen.

Saat ini, kedua jenazah telah dipulangkan ke Tangerang menggunakan ambulans untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, lima korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kajen. Sedangkan korban yang mengalami luka ringan telah diizinkan pulang dan melanjutkan perjalanan kembali ke Balaraja, Tangerang.

Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Joko Supriyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut. 

"Masih dalam penanganan. Kita masih mendalami dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk saksi korban," jelas Joko.

Bus pariwisata dengan nomor polisi A 7558 ZA yang mengalami kecelakaan ini membawa 32 penumpang dan 3 kru bus. Kecelakaan terjadi setelah bus mengalami rem blong saat melewati jalan menurun dan menikung di Jalan Raya Bojonglarang, Pekalongan. 

Dua penumpang sempat terjepit, dan proses evakuasi berlangsung dramatis sebelum akhirnya semua korban dibawa ke RSUD Kajen.

Berikut data Korban Kecelakaan Bus rombongan Tangerang Terguling di Pekalongan.

Korban Meninggal

  1. Hj Adah, 55, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten (meninggal Sabtu, 19 Oktober 2024).
  2. Iyus Firdaus, 30, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten (meninggal Minggu, 20 Oktober 2024).

Korban Rawat Inap

  1. Citra, 30, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
  2. Cila, 6, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
  3. Arun, 50, warga Tegalkunir, Tangerang.
  4. Afandi, 40, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
  5. Solihat, 43, warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35

Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill