Connect With Us

Kadis Pendidikan Provinsi Banten Mangkir

| Jumat, 4 September 2009 | 18:19

TANGERANGNEWS-Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Banten Eko Endang Koswara mangkir dari panggilan penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan penyelewengan dana keaksaraan fungsional yang melibatkan 94 Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Kabupaten Tangerang sebesar Rp 15,97 miliar. Kasie Pidana Khusus (Pidus) Kejari Tangerang Rahmat Harianto ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, tidak mengetahui alasan Eko mangkir karena tidak ada pemberitahuan dari yang bersangkutan. “Kami tidak tahu kenapa dia tidak datang karena tidak ada pemberitahuan sama sekali kepada kami,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kejari Tangerang, hari ini. Menurut Rahmat, mangkirnya Eko dari panggilan dapat menyebabkan pihaknya kesulitan untuk mengembangkan penyelidikan kasus tersebut sehingga untuk menjerat para tersangka dapat memakan waktu lama. “Penyidikan menjadi terkendala kalau salah satu saksinya tidak datang,” ungkapnya. Meski demikian, kata Rahmat, pihaknya tidak akan melakukan penjemputan secara paksa kepada Eko karena kedatangannya untuk memeberikan kesaksian tidak terlalu diwajibkan, hanya saja penyelidikan kasus akan berjalan lambat. “Sebenarnya tidak datang juga tidak apa-apa, tapi keterangannya akan sangat membantu penyelidikan,” kata Rahmat. Sementara itu, Eko saat dihubungi mengatakan, ketidakhadirannya dikarenakan adanya keperluan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Dia juga menjelaskan kalau dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut. Pasalnya, dia belum menjabat sebagai Kadis Pendidikan Provinsi Banten pada tahun 2007 dimana dugaan korupsi PKBM itu terjadi. “Saya tidak tahu apa-apa mengenai kasus ini, pada tahun 2007 yang menjabat adalah Dodi,” ungkapnya.(Rangga)
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:59

Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill