Connect With Us

Hilal Mulai Terlihat, 1 Syawal Dipastikan Jatuh Pada Hari Minggu

| Sabtu, 19 September 2009 | 19:02

TANGERANGNEWS-Meski masih harus menunggu keluarnya keputusan sidang isbath, namun Departemen Agama (Depag) Republik Indonesia (RI) dipastikan akan menetapkan lebaran Idul Fitri 1430 Hijriah jatuh pada esok, Minggu (20/09). Hal itu menyusul sudah mulai terlihatnya hilal diwilayah Cakung, Jakarta Utara dan kawasan Pelabuhan Ratu. “Insyaallah hilal sudah terlihat di beberapa wilayah, seperti di Cakung, Jakarta Utara dan Pelabuhan Ratu. Namun demikian, pengumuman keputusan 1 syawal masih harus menunggu sidang isbath. Rencananya, sidang baru akan digelar pukul 19.00 WIB malam ini,” ujar Nasaruddin, Bimas Islam Depag . Saat ini, Depag RI masih harus melakukan pemantauan terhadap sebanyak 50 titik lokasi hilal dengan menggunakan telescreen. Munculnya keberadaan hilal di puluhan titik tersebut, akan menjadi acuan utama bagi Depag sebelumn menetapkan 1 Syawal. “Kami masih terus melakukan pengamatan terhadap 50 titik yang diprediksi akan menjadi titik keluarnya hilal. Dan, kesempurnaan keluarnya hilal akan menjadi acuan bagi kami untuk menetapkan 1 Syawal,” kata Nasaruddin. (dtc/Roedy PG)
PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill