Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANG - Remaja asal Pancoran, Jakarta, bernama Asep Jesen bukan remaja biasa. Meski harus berhenti sekolah dan mengamen, dia mengklaim mampu berbicara dalam tujuh bahasa.
Menurut laporan merdeka.com, Asep menguasai Bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Spanyol dan Rusia. "Please give me some money, because i want to save for school. Maaf bukan saya sombong, bisa menguasai 7 bahasa asing," demikian tulisannya dalam secarik kertas putih yang disodorkannya sebelum mengamen.
Asep menyatakan bahwa mengamen adalah usahanya untuk membiayai sekolah yang putus karena masalah dana. Dia sendiri menguasai banyak bahasa asing hanya dari kamus.
"Saya mengamen untuk membiayai sekolah saya yang saat ini terpaksa berhenti karena masalah biaya," terang remaja 17 tahun ini. "Saya belajar bahasa asing ini dari kamus, tidak sampai kursus."
Saat dijajal, Asep rupanya memang lancar berbicara dalam Bahasa Jepang. Dia juga benar-benar bisa berbicara dalam Bahasa Rusia. Woow...
TODAY TAGPerubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews