Connect With Us

Barang Bukti Narkoba Tangkapan BNN Untuk Stok Tahun Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 November 2015 | 13:45

Petugas mengamankan sabu sebagai barang bukti (tangerangnews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANG - BNN menduga penyelundupan narkoba dengan barang bukti terbesar yang diungkap pada bulan Oktober lalu merupakan stok untuk pesta Tahun Baru 2016.

 

“Ini penelusuran kita terhadap jaringan-jaringan narkoba, kita monitor terus. Biasanya kalau akhir tahun, menjelang tahun baru permintaan makin banyak sehingga suplai makin besar,” jelas Kepala BNN Budi Waseso, saat pemusnahan barang bukti narkotika di Garbage Plan Bandara Soekarno Hatta, Kamis (12/11).

 

Menurut Budi, dari tiga kasus yang terungkap pada Bulan Oktober 2015, satu tangkapan terbesar dengan total barang bukti yang disita sebanyak 270.071,8 gram. Empat tersangka WNI yang terlibat turut diamankan yakni satu kurir berinisial JS dan tiga pengendali berinisial L, D, dan A.

 

"Pengungkapan kasus bermula dari penyidikan BNN selama 2 bulan mengenai adanya barang di pergudangan di Dumai, selanjutnya petugas BNN melakukan penyidikan mendalam hingga diketahui barang yang dicurigai berisi Narkotika tersebut telah berpindah ke Medan," katanya.

 

Kemudian petugas melakukan penyergapan di area pergudangan Jade City Square di Jalan Yos Sudarso KM 11,5, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli Kodya Medan, Sumatera Utara pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 13.30 WIB.

 

"Di tempat tersebut pertugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamakan tersangka JS serta barang bukti berupa 265 filter air warna biru yang di dalamnya terdapat masing-masing 1 bungkus plastik berisi sabu dengan total berat 270.071,8 gram. Dari keterangan JS, petugas berhasil menangkap L, D, dan A sebagai pengendali," jelasnya.


Untuk itu, jelas Budi, pihaknya bersama instansi terkait pun terus melakukan pengawasan ini sejumlah jalur masuk narkoba baik darat laut maupun udara. Khusus untuk jalur laut, pihaknya inginkan peran TNI AL untuk turut melakukan pengawasan ketat.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill