Connect With Us

Susno Curhat di Raker DPR

| Jumat, 6 November 2009 | 18:35

TANGERANGNEWS-- Kabareskrim Komjen Polisi Susno Duadji sesenggukan di depan Komisi III DPR. Susno mengklarifikasi segala tudingan yang dialamatkan padanya, terkait adanya aliran dana dari Bank Century. Kamis (5/11) malam, Susno ikut hadir dalam rapat kerja antara Komisi III DPR dengan Kapolri. Mengenakan jas abu-abu, hem putih dan dasi merah, Susno duduk di samping Wakapolri Komjen (Pol) Makbul Padmanegara. Saat diberi kesempatan menyampaikan klarifikasi oleh Kapolri, terlihat Susno terasa berat mengawalinya. Dengan mata berkaca-kaca dan muka memerah, Susno lantang menyuiarakan isi hatinya. "Ini sebagai klarifikasi ke anak saya, istri saya, cucu dan sanak famili yang sudah tersiksa oleh saya. Istri saya tak sanggup keluar rumah karena saya mendapat duit Rp 10 milyar ditambah lagi kata-kata dari beberapa orang.Saya harus bicara!" ucapnya. Sebagai seorang muslim, di hadapan raker yang dipimpin Ketua Komisi IID DPR Benny Kabur Harman, Susno bersumpah atas nama Allah. "Sebagai seorang muslim, lilahitaala saya tak pernah mendapat duit (seperti dituduhkan). Saya sudah datangai KPK dua kali untuk klarifikasi, minta untuk diperiksa, bahkan untuk dilidik langsung. Saya sudah diperiksa institusi yang sangat kami hormati dan dinyatakan clear," ucapnya. Karenanya Susno mengaku tak punya tempat lagi untuk mengadu karena derasnya tudingan negatif yang disandangnya. "Saya bilang ke Tuhan, cabutlah nyawa saya kalau melakukannya," ucapnya. Tepuk tangan pun sempat membahana di tengah-tengah klarifikasi Susno. Kemudian perwira polisi bintang tiga ini melanjutkan curahan hatinya. "Mudah-mudahan forum ini forum saya. Saya buktikan saya tidak taklut. Sampai anak istri saya tak berani lagi buka internet. Saya bilang jangan takut. Satu orang belum tentu salah, yang banyak belum tentu benar," sambungnya. Mantan Wakapolwiltabes Jogjakarta ini melanjutkan, dirinya minta diproses jika kalau memang ada rekaman yang memperkuat tudingan bahwa dirinya menerima uang dalam kasus Century, "Silakah lidik saya. Semua masih hidup. Pimpinan century masih hidup, pimpinan Lembaga Penjamin Simpa nan juga masih hidup. Insya Allah besok pagi masih hidup, PPATK masih hidup, dan yang punya rekening masih hidup. Pengacaranya (kasus Century) juga masih hidup," sambungnya. Susno justru mengeluhkan prestasi kerjanya dalam menyelamatkan uang negara. "Setelah diblokir (rekening Robert Tantular) kami dapat Rp 700 milyar di dalam negeri. Kami lacak keluar negeri, ke 11 negara dan mereka welcome sekali. Saya tak berani memastikan jumlahnya karena kurs bisa berubah-ubah, tapi tidak akan kurang dari Rp 13 trilyun. Kenapa ini tidak dicatat? Yang dicatat Susno (terima) Rp10 milyar, menjadi 10 persen dan entah berubah apa lagi," ucapnya.(zul/ara/jpnn)
AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill