Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNews.com-Dugaan atas penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membuat organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang juga ikut dalam aksi 4 November 2016 besok.
Ketua FPI Kabupaten Tangerang, Habib Muhammad mengatakan, pihaknya mengirim 1.000 orang anggotanya untuk bergerak ke Jakarta, guna bergabung dalam unjuk rasa ke Istana Negara, Jakarta. “Ya kita turut bergabung, nanti kumpulnya di Masjid Istiqlal,” ujar Habib , Kamis (3/11/ 2016).
Baca Juga : Demo Ahok
Saat ditanya apa maksud dan tujuan FPI mengirim anggotanya ke Jakarta, dia menyatakan, demonstrasi adalah cara yang legal untuk menyampaikan aspirasi atas dugaan penistaan kitab suci yang dilontarkan Ahok.
“Untuk meminta pemerintah dan kepolisian menuntaskan kasus Ahok yang telah menistakan agama Islam," ujarnya.
Meski begoitu, diakuinya demo akan berjalan damai. Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang Ues Nawawi menyatakan, agar seluruh ormas Islam yang mengikuti aksi ke Jakarta untuk menjaga wilayah tetap kondusif.
"Kami berharap tetap pada tujuan awal, jangan terprofokasi. Tujuan kita adalah meminta pemerintah dan kepolisian untuk menuntaskan kasus Ahok,” tuturnya.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews