Connect With Us

Kajari Tangerang Diganti, Diduga Terkait Gayus

| Kamis, 1 April 2010 | 18:59

Kajari Tangerang Suyono (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Pasca terkuaknya dugaan praktek makelar kasus, yang diungkapkan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji, terhadap perkara yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Gayus Halomoan Tambunan, Kajari Tangerang Suyono  dimutasi, hari ini.
 
Untuk posisi Suyono, saat ini menjabat sebagai Asisten Inteljen pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Makasar. Untuk posisi Kajari Tangerang, saat ini digantikan oleh Chaerul Amir, mantan pejabat Inspektur Pembantu Tindak Pidana Umum III, pada Inspektur Tindak Pidana Umum Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kejaksaan Agung. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten P Joko Subagyo. 
 
Saat dimintai komentar usai acara serah terima jabatan di Kantor Kejati Banten, membantah kalau penggantian Kepala Kejari Tangerang itu karena terkait praktek makelar kasus perkara pegawai
Direktorat Jenderal Pajak Gayus Halomoan Tambunan.
 
“Ini hanya mutasi biasa, dan mutasi ini selalu dilakukan di kejaksaan,” terang P Joko Subagyo.  Saat ditanya soal adanya jaksa yang telah menghilangkan satu pasal korupsi, yang dijerat oleh penyidik kepada Gayus, dan hanya melimpahkan perkara penggelapan dan pencucian uang ke Pengadilan Negeri Tangerang,  P Joko Subagyo juga tidak mau
berkomentar banyak, sebab untuk kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh
Kejaksaan Agung.
 
 “Untuk kasus ini, dan berapa jumlah jaksa yang terlibat, Jamwas Kejagung yang menanganinya,” ujar dia.
 
Sementara itu, usai serah terima jabatan, Mantan Kajari Tangerang , Suyono juga
enggan berkomentar sedikit pun terkait perkara Gayus Halomoan Tambunan. “Itu satu
pintu silahkan saja tanya ke Kejagung,” terangnya.
 
Sikap yang sama juga dilakukan oleh Aspidum Kejati Banten, A Dita Prawira, yang juga
disebut-sebut terlibat dalam kasus penanganan perkara Gayus Tambunan. “Saya tidak
boleh berkomentar, Apa lagi soal pasal yang hilang, sebab itu dilakukan di Kejari
Tangerang,” katanya.
 
Serah terima jabatan juga dilakukan Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Banten
dari Tanti Andriani Manurung kepada Munasim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejasaan .Negeri Kalianda. (dira)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:27

Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill