Connect With Us

21 Pesawat Diperiksa di Bandara Soekarno-Hatta

| Kamis, 26 Maret 2009 | 18:41

TANGERANGNEWS-Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara melakukan pemeriksaan fasilitas keamanan (ramp safety check) terhadap 21 pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (26/03). Hasilnya, masih ditemukan sejumlah kekurangan umum pada sejumlah pesawat yang diperiksa tersebut. Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara. Secara umum telah ditemukan sedikitnya tiga kekurangan yang masih ditemukan. Pertama masih ada beberapa lampu emergency yang ada di bawah tempat duduk penumpang tidak menyala. Kedua, masih ditemukan plakat-plakat pada landing gear tidak ada. Sedangkan yang terakhir masih ditemukan sekrup (baut) pada badan pesawat yang hilang atau copot. “Hal-hal yang tadi itu masih tergolong bisa langsung diselesaikan ditempat, dan ada juga yang masih dalam pengerjaan. Jadi tidak ada yang berat,” ucapnya di terminal domestik bandara itu. Ketika ditanya pesawat apa saja yang ditemukan banyak mengalami kekurangan, Herry enggan menyebutkannya secara rinci. “Ditemukan diantara 21 pesawat yang hari ini diperiksa, untuk lebih rincinya kami masih menunggu laporan tim yang masih melakukan pemeriksaan,” jelasnya. 21 pesawat yang diperiksa itu adalah, Batavia Air sebanyak 6 pesawat, Lion Air 7 pesawat , Mandala Air 2 pesawat, Sriwijaya Air 3 pesawat dan pesawat Garuda Indonesia 3 unit. Herry juga mengatakan, tidak ada sanksi pada temuan ini. Sebab, kesemua kekurangan pada pesawat itu tergolong masih bisa ditolelir, namun akan ditindak lanjut.. “Biasanya operator (maskpai) sudah mempersiapkan spare part-spare part itu. Kalau operator tidak memiliki spare part jenis itu mending tidak usah jadi operator,” katanya. Hasil ramp safety check itu akan dievaluasi guna mendapatkan data atau history dari setiap pesawat yang sudah diperiksa. (den)
TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill