Connect With Us

Remaja Putri Dicabuli Satpol PP di Monas

| Sabtu, 17 Juli 2010 | 09:55

TANGERANGNEWS-Dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta bernama Cipto Ariyanto dan Suharyanto diperiksa Kepolisian Resor Metro Gambir atas sangkaan pelecehan seksual dan pemerasan terhadap remaja putri berusia 15 tahun dan pasangannya.

Peristiwa terjadi di Taman Monas Jakarta Pusat, saat sepasang muda-mudi asal Cilacap , Jawa Tengah, itu --Rusmanto, 16 tahun, dan Yuli Astini, 15 tahun--  sedang berduaan pukul 02.30 WIB dini hari tadi (17/7). Mereka kemudian dihampiri kedua Satpol itu yang menanyakan identitas Rusmanto dan Yuli.

"Kedua pasangan itu menyerahkan surat jalan dari kampung, sebagai identitas sementara, karena mereka baru beberapa hari di Jakarta," kata Kepala Unit Kepolisian Resor Gambir Ajun Komisaris Mustakim di kantornya, Sabtu (17/7) siang. Namun, menurut Mustakim, surat itu tidak digubris kedua Satpol itu.

Mereka, lanjut Mustakim, malah diancam berlari mengililingi Monas sebanyak sepuluh kali dan memalak uang Rp 40 ribu milik Rusmanto. Yang parah, Yuli malah diseret ke loket Monas oleh Suharyanto. "Tersangka duduk di kursi dan perempuan itu suruh oral kemaluan sampai keluar," jelas Mustakim.

Setelah selesai, pasangan itu dilepas kedua oknum Satpol tersebut. Lalu, Mustakim menerangkan, Yuli diantar tukang ojek ke Polsek Gambir dan anggota Buser Polsek Gambir segera bergerak, dan berhasil menciduk dua tersangka itu pukul 04.00 WIB. Mereka ditangkap di pintu masuk Monas dekat parkiran.

Suharyanto diketahui berusia 37 tahun, berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Lelaki berperawakan besar berambut cepak keriting ini dijerat dua pasal. Yang pertama Pasal 368 ayat 1, karena memeras. Yang kedua Pasal 289, karena memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul. "Dua pasal itu menjerat tersangka dengan penjara paling lama sembilan tahun," tutur Mustakim. Sementara Cipto, 26 tahun, cuma dijerat pasal 289 saja.

Menurut mantan Kanitreskrim Polsek Sawah Besar ini kejadian peras memeras di kawasan Monas oleh Satpol PP bukan kejadian langka. Belum lama ini ada pengunjung yang dipalak hingga jutaan rupiah, namun tidak lapor, karena takut.

Pasangan muda mudi itu berdasarkan pemeriksaan, sedang mencari pekerjaan di ibu kota. Di Jakarta mereka tinggal di alamat yang sama, yaitu di Petojo Utara VII, Gambir, Jakarta Pusat.(ti/dira)

KOTA TANGERANG
Usai Lebaran, DPRD Kota Tangerang Minta Daerah Asal Pendatang Dipetakan

Usai Lebaran, DPRD Kota Tangerang Minta Daerah Asal Pendatang Dipetakan

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:44

Arus kedatangan warga dari luar daerah ke Kota Tangerang pasca-Lebaran selalu menjadi perhatian setiap tahunnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

HIBURAN
Libur Paskah 2026 Kapan? Ini Daftar Tanggal Merah April dan Long Weekend

Libur Paskah 2026 Kapan? Ini Daftar Tanggal Merah April dan Long Weekend

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:24

Pemerintah menetapkan peringatan Jumat Agung dan Paskah sebagai libur nasional pada April 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026,

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill