Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-RUU Omnibus Law terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Tak terkecuali Omnibus Law Cipta Kerja. Salah satu yang konsen dengan Omnibus Law Cipta Kerja adalah pelaku industri properti.
Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI), Theresia Rustandi mengatakan, Omnibus Law Cipta Kerja merupakan upaya kekuatan bersama seluruh unsur negara agar mampu menciptakan iklim yang kondusif untuk mewujudkan kesejahteraan.
Oleh karena itu semua pihak harus bekerjasama dengan bijak untuk mencapai satu tujuan yakni kesejahteraan masyarakat. “Ketiga unsur yakni pemerintah, pengusaha, dan masyarakat harus kompak dan saling mendukung,” katanya Kamis (12/3/2020).
Theresia berharap Omnibus Law Cipta Kerja ini bisa meningkatkan kinerja industri properti. “Karena jika properti bergerak maka ada 174 industri yang ikut bergerak. Ini tentu akan menggerakkan perekonomian dan pada akhirnya kesejahteraan bersama,” tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi mengatakan, sejauh ini draft resmi Omnibus Law Cipta Kerja masih ada di pimpinan. Namun ia menegaskan, beragam masukan tentu akan diakomodasi untuk dianalisa dalam pembahasan nantinya.
“Untuk masukan mengenai sektor properti yang dianggap masih kurang, maka dipersilahkan untuk memberikan usulan lebih lanjut ke DPR, supaya dapat mencapai tujuan Omnibus Law yaitu untuk meningkatkan investasi yang arahnya memacu pertumbuhan ekonomi,” kata Baidowi, Rabu (11/3/2020).
Dengan demikian, dengan adanya Omnibus Law Cipta Kerja sektor industri, termasuk properti bergerak dan mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.
Ia mempersilakan para pelaku properti untuk berkirim bersurat ke DPR agar ada peluang usulan-usulan mereka untuk diakomodir. Karena memang para pelaku usaha inilah yang paling tahu kondisi di lapangan. “Ya nanti kan ranahnya di DPR. Jadi segala aspirasi bisa disampaikan,” ujar politisi PPP ini.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews