Connect With Us

Menko Airlangga Ajak Habib & Ulama Sukseskan Protokol Kesehatan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Juli 2021 | 10:39

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah jelang wukuf arafah. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak ulama, habib, dan kyai untuk menyosialisasikan disiplin protokol kesehatan (prokes) saat Idul Adha. 

Dia menegaskan keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 hanya dengan menekan tingkat mobilitas dan disiplin prokes.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pemerintah saat ini sudah menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Kebijakan ini dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang masih belum mereda.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan evaluasi atas pengendalian penularan Covid-19 dari segi positivity rate, tingkat okupansi Rumah Sakit, tingkat kesembuhan (recovery) dan juga kematian akibat kasus Covid-19. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Kebijakan PPKM Darurat ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dari para Kyai, Habaib dan para ulama.

"Saya mohon dukungan dan bantuan dari para habaib, kyai dan ulama, selain terus menerus mendoakan agar Covid-19 dapat berakhir, juga mengajak para jamaahnya untuk mematuhi protokol kesehatan: selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tutur Airlangga saat 'Istigostah dan Salawat Nariyah Menjelang Wukuf Arafah' Majelis Dzikir dan Shalawat Ahlul Hidayah (AH) Bersama Para Habib dan Ulama Khas se-Indonesia di Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengaku masih banyak masyarakat yang mengabaikan prokes. Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 memperkirakan masih ada di antara masyarakat yang tidak mempercayai keberadaan virus tersebut.

Padahal, menurut Airlangga, pandemi yang melanda sebagian besar negara di dunia juga mengakibatkan Indonesia tidak dapat memberangkatkan jamaah haji kita ke tanah suci.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi seluruh negara-negara berpenduduk muslim di dunia sebagaimana kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi hanya menyelenggarakan haji terbatas hanya pada warga domestik dan WNA yang tinggal di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, ada 327 WNI yang bermukim di Arab Saudi mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ketua Umum DPP partai Golkar menambahkan, peran ulama, habib, maupun kyai sangat dibutuhkan untuk mengingatkan masyarakat pentingnya disiplin prokes. Terlebih, lusa, merupakan Hari Raya Idul Adha.

Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan penyelenggaraan ibadah di daerah zona merah. Artinya, masyarakat yang ingin merayakan Idul Adha bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama ulama, habib, dan kyai dalam program istighatsah dan shalawat nariyah je;ang wukuf arafah.

Airlangga mengatakan, pemotongan hewan kurban di wilayah zona merah diimbau dilakukan di rumah pemotongan hewan.

“Namun, jika memang RPH telah penuh dan jumlahnya terbatas, sebaiknya pemotongan hewan dilaksanakan di tempat terbuka dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah yang banyak,” tegasnya.

Ia juga meminta kyai dan ulama untuk mengingatkan masyarakat agar pembagian daging dari hewan kurban dilakukan dengan diantar ke masing-masing rumah mustahik. Pemerintah mengingatkan pembagian hewan kurban tidak memunculkan kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

"Menghindari mudharat dalam ajaran Islam juga lebih diutamakan dibandingkan mengambil manfaat,” ujarnya.

KOTA TANGERANG
Meski Bukan Narkoba, BNN Kota Tangerang Bisa Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Kecubung

Meski Bukan Narkoba, BNN Kota Tangerang Bisa Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Kecubung

Selasa, 16 Juli 2024 | 19:38

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menyebut penyalahgunaan kecubung bisa tetap dijerat hukum meski tanaman tersebut bukan termasuk ke dalam golongan narkotika.

PROPERTI
 Alam Sutera Group Gandeng Bank Mayapada untuk Pembiayaan Kredit Properti di Tangerang

Alam Sutera Group Gandeng Bank Mayapada untuk Pembiayaan Kredit Properti di Tangerang

Rabu, 3 Juli 2024 | 18:59

Alam Sutera Group dengan bangga mengumumkan kerjasama strategis dengan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (Bank Mayapada).

BANTEN
PLN dan Kejaksaan Tinggi Banten Tingkatkan Kolaborasi untuk Layanan Ketenagalistrikan

PLN dan Kejaksaan Tinggi Banten Tingkatkan Kolaborasi untuk Layanan Ketenagalistrikan

Selasa, 16 Juli 2024 | 17:41

PT PLN (Persero) mempererat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Banten dalam rangka meningkatkan pelayanan ketenagalistrikan di Provinsi Banten.

KAB. TANGERANG
Ketahuan Jual Obat-obatan Terlarang, Polisi Amankan Toko Kosmetik di Teluknaga Tangerang 

Ketahuan Jual Obat-obatan Terlarang, Polisi Amankan Toko Kosmetik di Teluknaga Tangerang 

Rabu, 17 Juli 2024 | 20:34

Polisi mengamankan toko kosmetik di Kampung Kebon Kecap, Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, usai kedapatan menjual obat-obatan terlarang, Selasa, 16 Juli 2024.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill