KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com – Dua korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 15.00 WIB, ditemukan oleh tim relawan sedang berpelukan pada Minggu 5 Desember 2021.
Dua korban tersebut merupakan bagian dari 14 korban tewas yang sejauh ini sudah berhasil ditemukan. Kedua korban itu berasal dari Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Kedua jenazah yang tengah berpelukan itu ditemukan oleh relawan Baret Rescue Gerakan Pemuda Nasdem Jember saat menyisir di lokasi terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.
“Kami menemukan ada beberapa jenazah tadi, ada ibu dan anak yang berpelukan atau digendong,” kata Ketua Baret Nasdem Jember David Handoko Seto, Minggu 5 Desember 2021, seperti dikutip dari Kompas.
Tim relawan, kata David, juga menemukan beberapa jenazah yang diduga penggali pasir di Kecamatan Pronojiwo. Selain itu, timnya juga melihat sejumlah jenazah yang terjebak di dalam truk. Namun, saat itu relawan belum bisa mengevakuasi jenazah karena di sekitar wilayah itu masih panas.
Selain korban jiwa, erupsi Gunung Semeru mengakibatkan sebanyak 56 warga menderita luka ringan hingga berat. Rinciannya, sebanyak 35 orang menderita luka berat dan 21 lainnya mengalami luka ringan.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, hingga Minggu 5 Desember 2021 sore, musibah ini mengakibatkan 14 orang meninggal. “Per pukul 17.30 WIB ini jumlah korban meninggal dunia terdata hingga saat ini berjumlah 14 orang,” kata Abdul.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews