Connect With Us

Menkes: Indonesia Masih Perang Lawan Covid-19, Berapa Kali Selalu Menang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 8 Februari 2022 | 20:41

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (@TangerangNews / Youtube Sekretariat Presiden)

TANGERANGNEWS.com–Kasus Covid-19 saat ini kembali melonjak di Tanah Air. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia masih berperang melawan pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan konsep pertahanan semesta.

"Kita masih berperang. Saya percaya Indonesia sudah berapa kali perang selalu menang. Yang penting kita mau kompak bekerja sama. Kita memanfaatkan konsep pertahanan semesta," ujar Budi Gunadi saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa 8 Februari 2022, seperti dikutip dari Antara.

Budi Gunadi menyatakan, konsep pertahanan semesta merupakan strategi berperang di mana rakyat yang paling berperan menentukan kalah atau menang.

Ia menuturkan bahwa peta kekuatan terbesar Indonesia bukan berada pada kekuatan yang dimiliki pemerintah, tapi kebersamaan masyarakat dalam menghadapi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Kita bisa mengatasi perang menghadapi pandemi ini, tetapi bukan di kita kekuatannya, kekuatannya ada di rakyat semua, ada di masyarakat semua,” kata Budi Gunadi.

Menurutnya, peralatan perang yang kini tersedia seperti penggunaan masker hingga vaksinasi Covid-19 perlu segera dimanfaatkan masyarakat.

“Senjatanya apa?, bukan pistol, bukan bom, senjatanya adalah pakai masker dan cepat divaksin," ucap dia.

Budi Gunadi dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas peran serta Polri dan TNI yang telah membantu mempersenjatai masyarakat dengan vaksinasi Covid-19 serta menegakan aturan terkait protokol kesehatan.

Ia kembali mengimbau masyarakat yang masih memiliki keluarga pada kelompok rentan seperti lansia agar segera membawa mereka ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk divaksin.

"Kalau kita punya bapak, punya ibu, punya kakek, punya nenek yang masih belum divaksin, cepat-cepat divaksin. Adalah tugas kita untuk melindungi orang tua kita," tuturnya.

Budi Gunadi menambahkan, salah satu ciri dari pasien Omicron bergejala berat bahkan kritis umumnya berusia di atas 60 tahun dan memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:05

OLX memperkenalkan OLA (OLX Virtual Assistant), teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu konsumen menemukan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill