Connect With Us

Gerindra Tunggu Jawaban Prabowo Maju atau Tidak sebagai Capres 2024

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:11

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Sekjen Ahmad Muzani. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com–Pemilu 2024 tinggal dua tahun lagi. Nama-nama calon presiden sedang disiapkan partai politik untuk diusung. Kader Partai Gerindra saat ini menunggu Prabowo Subianto melakukan deklarasi dan menyatakan diri maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024.

Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani mengaku sampai sekarang pihaknya belum menerima jawaban resmi dari ketua umum Prabowo Subianto terkait kepastian maju atau tidaknya sebagai calon presiden.

"Teman-teman, khususnya di Jawa Timur, telah meminta beliau (Prabowo) untuk maju calon presiden. Sekarang kami tunggu deklarasi," kata Muzani seusai bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat 25 Februari 2022 malam, seperti dikutip dari Antara.

Selama belum ada jawaban dari Prabowo, Gerindra belum bisa membicarakan soal koalisi dan sebagainya. "Kami sekarang fokus menunggu jawaban dari ketua umum. Nanti setelah itu, baru berbicara tentang koalisi maupun bakal nama calon wakilnya," ujar Muzani.

Ia bahkan selama beberapa hari berada di Jatim untuk melakukan persiapan sekaligus mengecek kekuatan kader dan pengurus jika Prabowo maju sebagai calon presiden. 

Didampingi Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad beserta pengurus lainnya, Muzani selama dua hari berada di Madura untuk melakukan konsolidasi.

"Ternyata responsnya positif dan kekuatan struktur partai untuk memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden RI periode mendatang cukup maksimal," kata Muzani.

Disinggung tentang nama Khofifah Indar Parawansa sebagai tokoh yang layak mendampingi Prabowo Subianto, Wakil Ketua MPR RI tersebut mengaku belum memikirkan ke arah pasangan.

"Sekali lagi, fokus kami menunggu jawaban Pak Prabowo maju atau tidak. Setelah itu baru memikirkan langkah lainnya," tutur Muzani.

Namun, pada kesempatan sama ia tak henti-hentinya memuji Gubernur Khofifah kendati pada Pilkada 2018 tak didukungnya.

"Berbanggalah warga Jatim memiliki Khofifah sebagai gubernur. Beliau ini fasih dan komplet dalam menangani persoalan dengan cepat serta tepat," ujar Muzani.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tak memberikan komentar terkait Pemilihan Presiden 2024.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut mengapresiasi dan berterima kasih kepada Sekjen Gerindra beserta rombongan yang telah bersedia singgah ke Grahadi sekaligus menikmati hidangan khas Jatim.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill