Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sampai saat ini masih belum membahas sosok calon presiden.
Dia mengaku, baik Golkar, PAN, dan PPP masih dalam tahap membahas visi dan misi KIB kedepan.
“Kita masih akan ada pembahasan mengenai visi misi ke depan. Jadi masih akan membahas itu," kata Airlangga kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7/2022).
Namun, Airlangga pernah menyampaikan, KIB memprioritaskan kader anggotanya sendiri untuk bisa diusung dalam Pilpres 2024.
Ia menegaskan, banyak kader partai anggota KIB bisa dan layak diusung dalam kontestasi lima tahunan di Indonesia itu. Sosok yang akan diusung nantinya bakal diumumkan jika sudah tiba waktunya.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini, KIB memiliki target jangka pendek dan jangka panjang untuk memberikan masukan terkait program-program pembangunan pemerintah.
Dalam jangka pendek KIB akan membahas mengenai program pembangunan yang sedang berjalan dan bagaimana melanjutkan program strategis nasional ke depan.
Sedangkan untuk jangka panjang, KIB akan membahas tantangan Indonesia untuk lolos dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.
Airlangga menegaskan, KIB bersifat inklusif sehingga membuka diri pada partai-partai lain yang ingin bergabung.
“Tidak terbatas pada partai parlemen saja melainkan partai nonparlemen,” ujarnya. Airlangga mengaku sampai saat ini komunikasi masih terus dilakukan partai-partai KIB dengan partai lain. Termasuk dengan partai nonparlemen.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong masyarakat untuk semakin tertib dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satunya melalui pemberian berbagai insentif pajak berupa diskon hingga pembebasan denda.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""