Connect With Us

Hadapi Perubahan Iklim, Begini Pesan Airlangga Terhadap Kader Muda Golkar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Agustus 2022 | 13:17

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat membuka kegiatan Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute, di Kantor DPP Partai Golkar, Senin 22 Agustus 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berpesan pada seluruh kader muda partai beringin untuk siap menghadapi berbagai tantangan setelah pemulihan Covid-19.

Airlangga menyebut, pasca Covid-19, Indonesia dan seluruh penduduk global masih harus menghadapi dampak konflik Rusia dan Ukraina. Bahkan, seluruh dunia juga menghadapi ancaman perubahan iklim.

Ia menuturkan, pendidikan politik ‘Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute', menjadi ajang menyiapkan calon pemimpin bangsa. Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberi pengetahuan dan pandangan baru kepada kader Golkar. 

Salah satunya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Sarwono Kusumaatmadja yang akan membagi pengetahuan soal isu perubahan iklim.

“Selama ini climate change dengan musim hujan yang tinggi menguntungkan Indonesia. Di mana Indonesia dalam tiga tahun terakhir produksi beras 31 juta ton. Tiga  tahun terakhir Indonesia tidak impor beras untuk konsumsi,” ujar Airlangga saat membuka kegiatan Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute, di Kantor DPP Partai Golkar, Senin 22 Agustus 2022.

Ketum Golkar ini menegaskan, ilmu dan pengalaman dari para senior serta pakar di bidangnya, bisa menjadi bekal seluruh kader muda Golkar menjadi pemimpin di masa mendatang.

Isu perubahan iklim bukan hanya menjadi isu penting bagi kader, tetapi juga koalisi yang diinisiasi Golkar, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Visi misi KIB, seperti yang sudah diluncurkan pada 14 Agustus kemarin di Surabaya, menurut Airlangga, juga menyoroti soal energi berkelanjutan.

Seluruh visi misi itu dirangkum dalam Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN). Program energi berkelanjutan menjadi program akselerasi pertama di PATEN.

“Program terkait pengolahan limbah, pengembangan industri hijau, pengembangan industri biru, pemulihan lahan berkelanjutan, serta rehabilitasi ekosistem di pesisir dan kelautan. Ini tentu penting dan menjadi tugas kita semua,” jelas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini juga mengatakan, muara dari PATEN yang diluncurkan KIB adalah menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat. Baik sehat manusianya, sehat ekonominya, dan sehat buminya.

"Ujungannya adalah sehat manusianya, sehat ekonominya, dan sehat buminya,” jelas Airlangga.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily melaporkan, kegiatan Executive Education for Young Political Leader 8 diikuti 39 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Mereka akan digembleng dengan pelatihan kepemimpinan, politik, dan ekonomi selama enam hari sejak Senin 22 Agustus 2022.

Ace berharap, seluruh peserta bisa menjadikan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini sebagai pertimbangan untuk menjadi pemimpin di masing-masing daerahnya.

BISNIS
Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Kamis, 24 September 2026 | 21:05

Aplikasi MyTelkomsel kini menghadirkan program MAPrivilege yang menawarkan beragam promo diskon ekosistem ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP).

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill