KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan maut terjadi di dekat SD di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu, 31 Agustus 2022. Kecelakaan yang melibatkan sebuah truk trailer mengakibatkan 10 orang tewas.
Adapun kecelakaan itu bermula saat truk trailer menabrak sebuah halte, kemudian merobohkan tiang Base Transceiver Station (BTS).
"Iya nabrak halte kemudian tabrak tiang," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Agung Pitoyo kepada wartawan.
Pihak kepolisian belum bisa mengungkapkan secara rinci penyebab kecelakaan tersebut lantaran perlu ada penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam peristiwa ini, 30 dikabarkan menjadi korban. Sebanyak 10 orang di antaranya meninggal, dan sisanya luka-luka.
Dari 10 korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut, tujuh orang merupakan anak sekolah. Lokasi kecelakaan ini diketahui dekat dengan sekolah di Bekasi.
"Sejauh ini untuk sementara mudah-mudahan tidak tambah lagi, yang meninggal dunia 10 orang, yang luka 20 orang," ujarnya.
Seluruh korban pun telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
"Sudah (dievakuasi), ke RSUD dan RS Ananda," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRatusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews