Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 66.000 B arah Tangerang, Sabtu 20 Agustus 2020, sore. Insiden yang disebabkan Bus Murni Jaya ini mengakibatkan tujuh penumpang luka-luka.
Adapun dalam kecelakaan itu, selain melibatkan bus Mutiara Jaya Nopol B-7676-IG, juga truk Fuso Nopol BE-8682-BY, bus Lion Nopol AG-7906-S dan Mitsubishi Lancer Nopol B-1636-WEQ.
Awalnya kendaraan bus Mutiara Jaya yang dikendarai RI berjalan di lajur cepat. Setiba di TKP, sekitar pukul 16.05 WIB, ternyata di depannya ada antrean dan kemacetan arus lalu lintas.
Namun, sopir bus Mutiara Jaya tersebut kurang antisipasi jarak aman hingga menabrak kendaraan jenis truk Fuso dan terdorong ke depan menabrak bus Lion Bus Lion, lalu berlanjut menabrak Mitsubishi Lancer.

"Akibat dari kecelakaan tersebut empat kendaraan mengalami kerusakan. Selain itu, tujuh penumpang mengalami luka, di antaranya lima orang luka ringan dan dua orang luka berat,” terang Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto.
Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit Hermina Ciruas dan melakukan olah TKP serta mengamankan kendaraan guna penyelidikan lebih lanjut.
"Kecelakaan ini menyebabkan kerugian materil sebesar Rp25 juta,” jelas Budi.
Budi mengatakan turut prihatin atas kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut dan mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati dan disiplin saat berkendara terutama di ruas jalan tol.
"Patuhi rambu peringatan dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jaga keselamatan karena keluarga menanti di rumah," terangnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
Memasuki masa peralihan musim atau pancaroba, masyarakat Kota Tangerang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews