Connect With Us

BBM Bersubsidi Resmi Menggunakan QR Code, Simak Cara Daftarnya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 26 Januari 2023 | 19:02

Ilustrasi pengisian BBM. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Penetapan penggunaan QR code untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti solar dan pertalite mulai disosialisasikan.

PT Pertamina (persero) melalui akun Instagram resminya mengunggah iklan layanan masyarakat yang mengajak untuk segera mendaftarkan kendaraannya.

"Sobat termasuk yang berhak menggunakan BBM subsidi? Segera daftarkan kendaraanmu, prosesnya gampang, lho! Pilih yang sobat nyaman, pendaftaran melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina," tulis Pertamina dalam unggahannya seperti dikutip, Kamis 26 Januari 2023.

Pertamina menyebut, kebijakan ini ditetapkan agar program subsidi BBM dapat tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Sebelum melakukan pendaftaran, pemilik kendaraan harus memastikan kelengkapan berkas-berkas yang dibutuhkan, meliputi:

1. KTP

2. STNK

3. Foto Kendaraan yang memperlihatkan jumlah roda dan nopol

4. Surat Rekomendasi (Untuk non kendaraan)

 

Untuk kesuksesan pendaftaran, berkas tersebut harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Foto KTP Terbaca

2. Foto STNK Terbaca

3. Foto Kendaraan Sesuai dengan STNK

4. Isi Silinder yang diinput sesuai STNK

5. Jumlah Roda dapat dihitung dan sama dengan data yang diinput

 

Adapun berikut adalah cara pendaftaran BBM Bersubsidi menggunakan website:

1. Akses situs subsiditepat.mypertamina.id 

3. Setelah pada situs tersebut, centang tanda pernyataan terlebih dahulu agar dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.

4. Klik 'Daftar Sekarang' untuk melakukan pendaftaran.

5. Setelah masuk ke halaman data diri dan kontak, pengguna dapat mengisi NIK, foto KTP, nomor telepon, email, dan password. Jika data telah terisi dengan lengkap, maka dapat beralih ke tahap selanjutnya.

6. Setelah itu, pengguna diwajibkan untuk mengunggah STNK, nomor polisi, dan foto kendaraan. Lalu, data tersebut akan tersimpan dan melalui proses pencocokan data

7. Pengguna menunggu verifikasi dan pencocokan data maksimal 7 hari kerja di alamat email yang telah didaftarkan, atau pengguna dapat mengecek langsung status pendaftarannya di website secara berkala

8. Jika disetujui, pihak Pertamina akan memberikan QR Code yang dikirim melalui email yang diregistrasi. QR Code inilah yang dipergunakan sebagai identitas untuk ditunjukkan ke petugas saat melakukan pembelian Pertalite atau Solar di SPBU milik Pertamina.

 

Adapun bila terkendala masalah kepemilikan ponsel model lama, calon penerima subsidi dapat mengunjungi SPBU terdekat untuk diarahkan pembuatan akun oleh petugas SPBU secara manual.

Pertamina menegaskan Subsidi BBM ini diperuntukkan hanya bagi masyarakat kurang mampu, serta kendaraan plat kuning atau plat hitam dengan syarat ketentuan tertentu, seperti usaha mikro, usaha perikanan, pertanian, hingga layanan umum.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Cara Mendapatkan Saldo Gratis 2026 Lewat Aplikasi Resmi dan Terbukti Membayar

Cara Mendapatkan Saldo Gratis 2026 Lewat Aplikasi Resmi dan Terbukti Membayar

Senin, 2 Maret 2026 | 11:40

Panduan 2026 cara mendapatkan saldo gratis secara aman. Temukan trik klaim dompet digital, aplikasi resmi, dan tips hindari penipuan online.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill