Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com- Kucing merupakan hewan peliharaan yang banyak disukai oleh orang karena tingkahnya amat menggemaskan sehingga dinilai dapat menjadi obat stres.
Namun, kucing memiliki masalah pada populasinya yang sulit ditekan dan terus bertambah. Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya kucing-kucing liar di jalanan.
Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) turut menaruh perhatian dengan masalah ini, yakni dengan menggelar sterilisasi gratis di Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan (Pukeswan).
Selain masalah banyaknya populasi yang bisa saja berdampak pada kesehatan manusia maupun kucing. Berikut beberapa alasan kucing harus disterilisasi.
Kontrol Populasi Kucing
Salah satu alasan utama untuk melakukan sterilisasi pada kucing adalah untuk mengontrol populasi kucing. Kucing yang tidak dikendalikan reproduksinya cenderung menghasilkan keturunan yang tidak diinginkan, yang pada gilirannya akan menjadi kucing liar. Kucing liar seringkali mengalami kondisi kesehatan yang buruk, tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan yang memadai, dan juga dapat menjadi masalah di komunitas tempat mereka berkeliaran.
Dengan melakukan sterilisasi pada kucing, kita dapat membantu mengurangi jumlah kucing liar dan memberikan kondisi hidup yang lebih baik bagi kucing-kucing tersebut.
Meningkatkan Kesehatan Kucing
Kucing yang telah disterilkan cenderung memiliki kesehatan yang lebih baik. Kucing betina yang tidak disterilkan memiliki risiko tinggi terkena kanker ovarium dan kanker payudara.
Sedangkan, Kucing jantan yang tidak disterilkan juga dapat mengalami masalah kesehatan, seperti infeksi saluran kemih. Sterilisasi pada kucing dapat membantu mencegah risiko-risiko tersebut dan meningkatkan kesehatan kucing.
Membantu Mengurangi Masalah Perilaku
Kucing betina yang tidak disterilkan seringkali mengalami masalah perilaku, seperti sering menandai atau menyemprotkan urine untuk menandai wilayahnya.
Kucing jantan yang tidak disterilkan juga dapat menjadi lebih agresif dan cenderung berkelahi dengan kucing jantan lainnya. Melakukan sterilisasi pada kucing, kita dapat membantu mengurangi masalah perilaku tersebut.
Lebih Mudah Dikelola
Kucing yang telah disterilkan cenderung lebih mudah dikelola daripada kucing yang belum disterilkan. Kucing betina yang tidak disterilkan dapat mengalami siklus kawin yang berulang-ulang, yang dapat mengganggu rutinitas harian dan merusak perabotan rumah.
Kucing jantan yang tidak disterilkan juga dapat lebih sering keluar rumah untuk mencari pasangan, sehingga meningkatkan risiko cedera dan hilang. Untuk itu, sterilisasi dapat membantu mengurangi gangguan tersebut dan membuat kucing lebih mudah dikelola.
Demikian sejumlah alasan kenapa harus sterilisasi kucing. Bagi pemiliki kucing peliharaan, sebaiknya membicarakan perihal sterilisasi dengan dokter hewan agar mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan prosedur ini.
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews