Connect With Us

Simak Panduan Pelaksanaan Kurban Idul Adha 2023 dari MUI

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 27 Juni 2023 | 11:36

Personil Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kota tangserang Selatan sedang membuka kulit hewan kurban, Minggu (2/8/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Organisasi keislaman Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan panduan pelaksanaan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.

Seperti diketahu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023, usai menggelar sidang Isbat pada Minggu, 18 Juni 2023, lalu.

Adapun panduan pelaksanaan kurban yang dikeluarkan oleh MUI tersebut sebagaimana tercantum dalam Fatwa Nomor 34 Tahun 2023. Berikut tata caranya:

1. Hewan kurban dipastikan memenuhi syarat sah

2. Orang yang berkurban tidak harus menyembelih sendiri dan menyaksikan langsung

3. Panitia kurban dan tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan kurban

4. Berkurban di lingkungan sekitar atau melalui lembaga sosial keagamaan

5. Lembaga sosial keagamaan meningkatkan sosialisasi dan menyiapkan layanan kurban

6. Daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan daging segar

7. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memberikan pendampingan

8. Pemerintah wajib mendukung ketersediaan sarana penyembelihan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH)

Terkait ketersediaan hewan kurban berdasarkan data yang diperoleh, stok cenderung mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir sejak 2021.

Pada 2021, stok hewan kurban sapi sebanyak 568.995 ekor, kambing 853.889 ekor, domba 329.126 ekor, dan kerbau 15.512 ekor dengan total ketersediaan sebanyak 1,76 juta ekor hewan kurban.

Lalu pada 2022, persediaan sapi sebanyak 695.574 ekor, kambing 733.784 ekor, domba 364.393 ekor, dan kerbau 19.652 ekor dengan total mencapai 1,81 juta ekor hewan kurban.

Peningkatan cukup signifikan terjadi pada 2023, yakni hewan kurban sapi 831.761 ekor, kambing 1.019.459 ekor, domba 864.805 ekor, dan kerbau 22.791 ekor, sehingga ditotal menjadi 2,73 ekor hewan kurban.

Sementara itu, meski memiliki banyak persediaan pun para calon pembeli wajib menyeleksi hewan-hewan kurban yang memenuhi kriteria layak untuk dikurbankan. Berikut rinciannya:

1. Harus hewan ternak

Hewan yang akan dikurbankan harus berupa hewan ternak yang halal, dan bukan merupakan hewan peliharaan maupun liar, di antaranya unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba.

2. Tidak mengeluarkan air lendir atau lendir berlebihan

Lendir berlebihan pada hewan seringkali dikaitkan dengan kondisi masalah kesehatan, sehingga perlu peninjauan ulang jika hewan yang akan dikurbankan kerap mengeluarkan air lendir.

3. Tidak cacat

Pastikan hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat tanpa cacat, seperti kedua mata atau salah satunya buta, sakit, pincang, dan kurus.

4. Cukup umur

Untuk mengurbankan hewan, diharuskan telah memenuhi standar umur yang ditetapkan, yaitu hewan unta di atas lima tahun, sapi dan kerbau di atas dua tahun, serta kambing maupun domba di atas satu tahun.

HIBURAN
Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 16 Februari 2026 | 16:12

roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill