Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com- Jelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim belum ada kasus hewan kurban terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di wilayahnya.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala DKP3 Kota Tangsel Yepi Suherman usai pihaknya melalui tim Puskeswan telah berkeliling ke tiap peternakan di wilayah Tangsel guna memastikan kondisi kesehatan hewan-hewan kurban.
“Iya, belum. Kita dari tim Puskeswan kan hampir setiap hari keliling ke tempat perternak hewan dan kontrol penjual sapi-sapi kurban. Belum ada indikasi penyakit tersebut,” katanya dikutip dari antaranews.com pada Senin, 5 Juni 2023.
Lebih lanjut, Yepi memaparkan ciri-ciri dari hewan yang terindikasi menderita penyakit LSD, yakni ditandai dengan munculnya cukup banyak benjolan di permukaan dagingnya.
“Biasanya dari kulit badannya ada benjolan seperti ‘buduk’ atau kutil di permukaan dagingnya,” jelasna.
Yepi mengimbau agar para pemilik lapak ternak hewan kurban agar segera melapor ke DKP3 untuk dilakukan pemeriksaan sebelum mendistribusikan hewan-hewan tersebut ke berbagai tempat penjualan.
Hal ini guna menghindari terjangkitnya hewan kurban dari penyakit-penyakit tertentu. Selain itu, pemilik lapak akan memperoleh Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) dan tempatnya ditempelkan stiker sebagai tanda bahwa hewan-hewan yang dijual sudah terbebas dari penyakit.
“Sebaiknya sebelum mengirim hewan kurban. Terutama daerah banyak wabahnya, harus ada SKH dulu supaya menjamin agar yang mereka bawa tidak teridentifikasi penyakit tersebut. Nanti kalau sudah diperiksa dipasang stiker dilapak-lapaknya,” pungkasnya.
TODAY TAGSantika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Nasib apes menimpa Khoirul Anwar, pedagang martabak mini yang biasa berjualan di Jalan AMD Raya, Larangan, Kota Tangerang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan penghentian kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat setelah masa uji coba berakhir pada akhir Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews