Connect With Us

Jelang Hari Raya Idul Adha, DKP3 Klaim Hewan Kurban di Tangsel Steril dari Penyakit LSD

Fahrul Dwi Putra | Senin, 5 Juni 2023 | 11:10

Hewan kurban jenis sapi di Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Jelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim belum ada kasus hewan kurban terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di wilayahnya.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala DKP3 Kota Tangsel Yepi Suherman usai pihaknya melalui tim Puskeswan telah berkeliling ke tiap peternakan di wilayah Tangsel guna memastikan kondisi kesehatan hewan-hewan kurban.

“Iya, belum. Kita dari tim Puskeswan kan hampir setiap hari keliling ke tempat perternak hewan dan kontrol penjual sapi-sapi kurban. Belum ada indikasi penyakit tersebut,” katanya dikutip dari antaranews.com pada Senin, 5 Juni 2023.

Lebih lanjut, Yepi memaparkan ciri-ciri dari hewan yang terindikasi menderita penyakit LSD, yakni ditandai dengan munculnya cukup banyak benjolan di permukaan dagingnya.

“Biasanya dari kulit badannya ada benjolan seperti ‘buduk’ atau kutil di permukaan dagingnya,” jelasna.

Yepi mengimbau agar para pemilik lapak ternak hewan kurban agar segera melapor ke DKP3 untuk dilakukan pemeriksaan sebelum mendistribusikan hewan-hewan tersebut ke berbagai tempat penjualan.

Hal ini guna menghindari terjangkitnya hewan kurban dari penyakit-penyakit tertentu. Selain itu, pemilik lapak akan memperoleh Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) dan tempatnya ditempelkan stiker sebagai tanda bahwa hewan-hewan yang dijual sudah terbebas dari penyakit.

“Sebaiknya sebelum mengirim hewan kurban. Terutama daerah banyak wabahnya, harus ada SKH dulu supaya menjamin agar yang mereka bawa tidak teridentifikasi penyakit tersebut. Nanti kalau sudah diperiksa dipasang stiker dilapak-lapaknya,” pungkasnya.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill