Connect With Us

Heboh Isu Lockdown Lagi Imbas Covid-19, Bakal Pakai Masker hingga WFH 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 7 September 2023 | 00:51

Lingkungan RT 04/07 Kelurahan Pamulang Barat, Tangerang Selatan telah menerapkan pembatasan wilayah atau Lockdown berskala mikro, Tangsel, Rabu, 23 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Viral di media sosial isu yang menyebut kebijakan lockdown kembali diterapkan imbas kenaikan kasus positif Covid-19.

Isi itu pertama kali dicuitkan oleh akun Twitter (X) @DokterTifa pada Rabu, 6 September 2023.

"Pandemi 2.0 yang dijadwalkan tahun 2025, ternyata dimajukan, bukan di 2024, tetapi di 2023," cuit Dokter Tifa dikutip Kamis, 7 September 2023.

Dokter Tifa menyebut dalam waktu dekat kebijakan-kebijakan saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu akan kembali diterapkan 

"Dalam sebulan dua bulan, akan ada peraturan Lockdown, WFH, dan aturan pakai Masker," katanya.

Wanita yang mengklaim sebagai Ahli Epidemiologi Molekule ini menuding polusi udara yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini memang disengaja guna mengalihkan perhatian masyarakat.

""Agar masyarakat tidak protes, maka alasannya adalah Polusi Udara. Chemtrails terus ditaburkan, DEW dengan hasil kebakaran hutan dan gedung-gedung, Langit dibuat jadi Forecast, seakan-akan menghitam karena jelaga Batubara atau BBM," ucap wanita bernama asli Tifauzia Tyassuma tersebut.

Lanjutnya, masyarakat diminta untuk meningkatkan imunitas serta menyiapkan Ivermectin dan Hydroxychloroquine.

"Jadilah orang baik, perbaiki Ibadah, sholat ditambah khusyu dan tepat waktu, rajin-rajin sedekah , perbanyak amal jariyah," tutupnya.

Cuitan Dokter Tifa pun menuai beragam reaksi warganet. Beberapa mempercayai infot tersebut, sementara yang lainnya meragukan.

Bahkan, ada warganet yang sengaja melakukan tangkapan layar terhadap unggahan tersebut guna menjadi bukti untuk melapor ke polisi apabila info dari Dokter Tifa tidak benar.

Hingga tulisan ini dibuat, unggahan Dokter Tifa terkait isu lockdown telah memperoleh 295 komentar, 1.371 retweets, dan 3.651 disukai.

"Kalau 1-2 bulan kedepan tidak terjadi maka twit ini termasuk hoax. Saya screenshot dulu biar gampang lapor polisi," komentar akun @InvestorJmbut.

"Di sekolah anak ku skrg udh wajib pake masker hari ini pun ada screening kesehatan DTG ke sekolah, kemungkinan krn ada bnyk anak yg izin Krn sakit," komentar akun @mozzzitamtam.

"dokter Tiffa selalu bikin berita hoax dan ngomong seenak udelnya saja dasar Udel bodong.lhu," tulis akun @SukandiS1.

"Sudah banyak yg sakit skrg..kyk tenggorokan sakit demam dan sesak mafas," timpal akun @IRMANZO1.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

Senin, 29 Juni 2026 | 18:49

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill