Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Viral di media sosial isu yang menyebut kebijakan lockdown kembali diterapkan imbas kenaikan kasus positif Covid-19.
Isi itu pertama kali dicuitkan oleh akun Twitter (X) @DokterTifa pada Rabu, 6 September 2023.
"Pandemi 2.0 yang dijadwalkan tahun 2025, ternyata dimajukan, bukan di 2024, tetapi di 2023," cuit Dokter Tifa dikutip Kamis, 7 September 2023.

Dokter Tifa menyebut dalam waktu dekat kebijakan-kebijakan saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu akan kembali diterapkan
"Dalam sebulan dua bulan, akan ada peraturan Lockdown, WFH, dan aturan pakai Masker," katanya.
Wanita yang mengklaim sebagai Ahli Epidemiologi Molekule ini menuding polusi udara yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini memang disengaja guna mengalihkan perhatian masyarakat.
""Agar masyarakat tidak protes, maka alasannya adalah Polusi Udara. Chemtrails terus ditaburkan, DEW dengan hasil kebakaran hutan dan gedung-gedung, Langit dibuat jadi Forecast, seakan-akan menghitam karena jelaga Batubara atau BBM," ucap wanita bernama asli Tifauzia Tyassuma tersebut.
Lanjutnya, masyarakat diminta untuk meningkatkan imunitas serta menyiapkan Ivermectin dan Hydroxychloroquine.
"Jadilah orang baik, perbaiki Ibadah, sholat ditambah khusyu dan tepat waktu, rajin-rajin sedekah , perbanyak amal jariyah," tutupnya.
Cuitan Dokter Tifa pun menuai beragam reaksi warganet. Beberapa mempercayai infot tersebut, sementara yang lainnya meragukan.
Bahkan, ada warganet yang sengaja melakukan tangkapan layar terhadap unggahan tersebut guna menjadi bukti untuk melapor ke polisi apabila info dari Dokter Tifa tidak benar.
Hingga tulisan ini dibuat, unggahan Dokter Tifa terkait isu lockdown telah memperoleh 295 komentar, 1.371 retweets, dan 3.651 disukai.
"Kalau 1-2 bulan kedepan tidak terjadi maka twit ini termasuk hoax. Saya screenshot dulu biar gampang lapor polisi," komentar akun @InvestorJmbut.
"Di sekolah anak ku skrg udh wajib pake masker hari ini pun ada screening kesehatan DTG ke sekolah, kemungkinan krn ada bnyk anak yg izin Krn sakit," komentar akun @mozzzitamtam.
"dokter Tiffa selalu bikin berita hoax dan ngomong seenak udelnya saja dasar Udel bodong.lhu," tulis akun @SukandiS1.
"Sudah banyak yg sakit skrg..kyk tenggorokan sakit demam dan sesak mafas," timpal akun @IRMANZO1.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews