Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com- Apes dialami Agus, spesialis pelaku pencurian di rumah kosong. Bukannya membawa barang harga di rumah yang berhasil dimasuki, pelaku malah rebahan di kasur empuk pemilik rumah. Saking nyamannya kasur tersebut, sampai-sampai Agus terlelap tidur.
Peristiwa ini terjadi di salah satu rumah warga di Pademangan, Jakarta Utara. Pemilik rumah merasa kaget saat melihat pintu belakang sudah dalam keadaan rusak. Merasa ada keanehan, ia pun melapor ke polisi.
Anggota polisi yang datang langsung memeriksa kondisi rumah. Ternyata pelaku masih berada di dalam kamar sedang tidur pulas. Polisi masuk dan langsung membangunkan pelaku dengan santai.
“Woi, kau bangun dulu. Bangun, kamu orang mana,” kata anggota Polsek Pademangan.
Kaget bukan kepalang melihat sudah ada polisi. Agus yang tidur mengenakan celana pendek langsung berdiri.
“Ngapain kamu masuk orang,” tanya petugas.
“Numpang tidur doang,” jawab Agus.
Petugas langsung menghardiknya.
“Udah salah kamu masuk rumah orang. Numpang tidur ya jangan masuk lah, kan digembok rumahnya,” tegas polisi.
Persitiwa ini direkam petugas dan viral di sejumlah media sosial. Beragam komentar menanggapi video apes maling yang ketiduran saat beraksi.
“Kasihan mungkin belum pernah tidur di tempat tidur yang empuk. Spring bed yang bikin nyaman,” kata netizen.
“Mungkin selama hidupnya hanya tidur beralaskan tikar lusuh. Ketemu ranjang nyaman langsung auto ngantuk dan tertidur,” tulis netizen lainnya.
Ada juga yang mengomentari kalau pemilik rumah memiliki ilmu sirep. “Kalau ada orang masuk dibuat tak sadarkan diri,” ujarnya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews