Connect With Us

Sambut Lebaran 2024, PLN Gelar Apel Siaga Kelistrikan Nasional

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 7 April 2024 | 14:25

Apel Siaga Kelistrikan Nasional dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah di PLTGU Gresik, Sabtu, 6 April 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Kelistrikan Nasional dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah di PLTGU Gresik, Sabtu, 6 April 2024.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menekankan, PLN telah siaga penuh untuk memastikan kelancaran sistem kelistrikan, personel, dan infrastruktur pendukung demi menyediakan layanan listrik yang handal selama momen lebaran.

Dia menyampaikan komitmen PLN untuk menyediakan listrik yang andal hingga 19 April 2024 mendatang.

"PLN berkomitmen untuk selalu menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat," kata Darmawan saat memimpin Apel Siaga Kelistrikan Nasional.

Darmawan menjelaskan, saat ini infrastruktur kelistrikan berada dalam posisi yang baik, dengan beban puncak selama Hari Raya Idulfitri 1445 H diperkirakan mencapai 32.749 MW dan daya mampu pasok sebesar 51.350 MW, menunjukkan adanya cadangan 18.602 MW yang mencukupi.

Kesiapan pembangkit juga didukung oleh pasokan energi primer yang mencukupi, dengan stok di atas Hari Operasi Pembangkit (HOP), serta sistem monitoring end-to-end yang terdigitalisasi.

Darmawan merincikan, pasokan batubara untuk PLTU milik PLN tidak ada yang statusnya emergency, dengan rata-rata pada rentang 22,2 - 31,9 HOP.

Begitu juga untuk pasokan gas yang berada di volume 802,84 billion british thermal unit (BBTU) untuk pembangkit di regional Jawa-Madura-Bali, 226,03 BBTU untuk regional Sumatera, 53,56 BBTU untuk regional Kalimantan dan 35,86 BBTU untuk regional Sulawesi. 

Sedangkan untuk pasokan BBM juga dalam kondisi aman dengan rata-rata cadangan mencapai 14,3 HOP di seluruh wilayah tanah air. 

Dari sisi jaringan transmisi dan distribusi, PLN telah melakukan pemeliharaan sebelum masa siaga untuk memastikan semua sistem dalam kondisi siap dan optimal.

 

Selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri, PLN menyiagakan 81.591 personel dan 2.766 posko yang tersebar di setiap titik vital kelistrikan dan pusat keramaian publik.

Para personel tersebut dilengkapi dengan 1.731 unit genset, 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB), 188 Unit Kabel Bergerak (UKB)/Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB), 19 unit Trafo Mobile, 33 unit Emergency Restoration System (ERS), 395 unit crane, 3.756 unit mobil operasional dan 3.318 sepeda motor operasional.

Selain itu, PLN juga menyiagakan infrastruktur penunjang bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, termasuk penambahan unit SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia.

Darmawan mengimbau masyarakat dapat melaporkan kebutuhan atau kendala kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile agar memperoleh penanganan lebih cepat dari petugas.

"Jadi, untuk semua masyarakat silakan bisa mendownload PLN Mobile dan mengajukan laporan atau layanan apa pun, kapan pun, dimana pun. Dan tentunya semua akan lebih cepat dan praktis melalui PLN mobile," pungkas Darmawan.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

BANTEN
Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:50

Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill