Connect With Us

PLN Pastikan PLTS Siap Suplai Listrik untuk Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 di IKN

Fahrul Dwi Putra | Senin, 1 Juli 2024 | 06:28

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan peninjauan PLTS IKN bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada Sabtu, 29 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dipastikan dapat beroperasi untuk mendukung upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang. 

Hal ini diumumkan saat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan peninjauan PLTS IKN bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada Sabtu, 29 Juni 2024.

"Sudah produksi 10 megawatt, dengan kebutuhan IKN sekarang baru 1 megawatt," ujar Erick Thohir.

Erick juga meminta PLN untuk terus memastikan kesiapan listrik di setiap lokasi peringatan Hari Kemerdekaan RI di IKN, baik melalui PLTS ataupun gardu induknya, sehingga mampu memasok listrik tidak hanya untuk kebutuhan daya total untuk venue upacara HUT Kemerdekaan, tetapi juga memastikan pasokan listrik interkoneksi di Kalimantan tetap aman.

Menanggapi itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN siap menghadirkan listrik yang bersih dan andal untuk peringatan Hari Kemerdekaan RI di IKN. 

PLN juga telah memetakan kebutuhan listrik di IKN, khususnya untuk peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79 sebesar 1,5 megawatt (MW). Saat ini, PLTS IKN sudah beroperasi dengan kapasitas 10 MW sejak Februari 2024, dan kapasitas ini akan ditingkatkan menjadi 50 MW pada akhir tahun 2024.

Darmawan menjelaskan, pada peringatan HUT RI, PLN akan menggunakan skema kelistrikan empat lapis untuk venue utama, Beranda Nusantara, Perkantoran Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, Bandara, dan Penginapan VVIP/VIP. 

Lapisan pertama akan menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk memastikan listrik andal tanpa gangguan. Lapisan kedua dan ketiga akan menggunakan dua jaringan listrik yang bersumber dari dua gardu induk berbeda, dan lapisan terakhir akan menggunakan genset sebagai cadangan pasokan.

Sedangkan, untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik saat peringatan HUT RI, PLN telah menyiapkan 16 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang dapat digunakan oleh pejabat negara, tamu undangan, dan peserta peringatan HUT RI. 

PLN juga bekerja sama dengan Bluebird untuk menyediakan SPKLU khusus bagi shuttle bus yang akan digunakan peserta peringatan HUT RI di IKN.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill