Connect With Us

Jadi Roda Penggerak Ekonomi, PLN Tambah Daya Listrik 106 Juta VA ke PT Mulia Adhitama

Fahrul Dwi Putra | Senin, 24 Juni 2024 | 17:41

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara, khususnya ULP Prima Krakatau, melakukan tambah daya listrik untuk PT Mulia Adhitama Sejati menjadi 106 juta VA. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara, khususnya Unit Layanan Pelanggan (ULP) Prima Krakatau, melakukan tambah daya listrik untuk PT Mulia Adhitama Sejati menjadi 106 juta Volt Ampere (VA).

Diketahui, PT Mulia Adhitama Sejati merupakan produsen baja billet yang mendistribusikan produknya baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

Penambahan daya ini ditujukan untuk memaksimalkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar domestik dan internasional.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menyatakan, inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan, terutama dari sektor industri yang berperan penting dalam ekonomi Provinsi Banten. 

Abdul Mukhlis juga mengajak para pelaku bisnis untuk tidak ragu dalam meningkatkan kapasitas produksi mereka, terutama dalam hal kebutuhan listrik. 

Ia menegaskan, PLN UID Banten siap memenuhi kebutuhan listrik pelanggan dengan cepat dan andal.

"Penyambungan 106 juta VA ini menjadi bukti komitmen PLN mendukung perekonomian di Banten. Karenanya kepada seluruh pelaku industri jangan ragu akan pelayanan serta keandalan listrik PLN," ujar Abdul Mukhlis Senin, 24 Juni 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa penambahan daya ini merupakan bagian dari dukungan PLN agar PT Mulia Adhitama Sejati dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat dalam produksi baja billet.

Abdul Mukhlis menilai, proses penambahan daya yang cepat tentunya akan memungkinkan PT Mulia Adhitama Sejati untuk segera memenuhi kebutuhan produksinya. 

Menurutnya, hal ini merupakan langkah PLN untuk mendukung sektor industri baja di Indonesia yang terus mengalami peningkatan permintaan.

Sebagai penggerak utama ekonomi Indonesia, kata Abdul Mukhlis, PLN senantiasa berupaya menghadirkan peningkatan kualitas pelayanan untuk seluruh pelanggan, termasuk sektor industri.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill