Connect With Us

PLN Pastikan Listrik Andal Selama Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 Juni 2024 | 21:07

Ilustrasi Petugas PLN memastikan keandalan listrik. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) telah memastikan sistem kelistrikan yang andal untuk menyambut perayaan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, PLN telah meningkatkan keandalan sistem dengan melakukan penilaian dan pemeliharaan menyeluruh pada instalasi pembangkitan, transmisi, dan distribusi. 

Seperti diketahui, masa siaga telah ditetapkan selama tiga hari, yaitu dari 16 hingga 18 Juni 2024.

"Upaya ini kami lakukan agar perayaan Idul Adha di Indonesia dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh kebahagiaan,” ujar Darmawan," ujar Darmawan, Sabtu, 15 Juni 2024.

Darmawan juga menjelaskan bahwa PLN memproyeksikan Beban Puncak (BP) Iduladha pada 17 Juni 2024 mencapai 38.270 Megawatt (MW), dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 51.931 MW.

Keandalan daya ini didukung oleh kecukupan pasokan energi primer untuk pembangkit. Stok rata-rata batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) adalah 20,67 Hari Operasi (HOP). 

Untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan (Sumkal), stoknya sebesar 20,05 HOP, dan wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, serta Nusa Tenggara (Sulmapana) memiliki stok sebesar 34,8 HOP.

Pasokan energi primer jenis BBM juga cukup, dengan rata-rata pasokan antara 17,1 hingga 16,14 HOP. Pasokan gas pun berada dalam kondisi aman, sesuai kebutuhan operasi sistem di setiap regional.

"Selain memastikan keandalan sistem kelistrikan, PLN juga terus melakukan koordinasi dengan pihak pengamanan TNI dan Polri untuk mengamankan objek vital nasional (Obvitnas) yang telah ditetapkan Pemerintah," katanya.

Selama masa siaga, PLN akan menempatkan 81.591 personel yang akan bersiaga di 2.765 posko di seluruh Indonesia. Dengan rincian 15.594 personel pembangkit, 19.450 personel transmisi, 46.375 personel distribusi, dan 172 personel headquarter.

Darmawan menambahkan, para personil siaga ini akan didukung dengan 3.756 mobil dan 3.318 motor operasional, serta dilengkapi dengan material dan peralatan pendukung keandalan lainnya, seperti 1.731 genset, 735 Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB), 188 Unit Kabel Bergerak (UKB), 395 crane, 19 unit trafo mobil, dan 33 Emergency Restoration System (ERS) standby.

Selain itu, PLN juga menyiagakan infrastruktur penunjang kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bagi masyarakat yang hendak mudik atau berlibur. PLN telah menyediakan 1.420 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 999 lokasi di seluruh Indonesia.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill