Connect With Us

PLN Ajak Masyarakat Serang Banten Beralih ke Kompor Induksi 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 Juni 2024 | 19:12

Acara Electrifying Lifestyle Vaganza di Aula Kantor PKK Kota Serang, Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara, bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pemerintah Kota Serang, menggelar acara Electrifying Lifestyle Vaganza di Aula Kantor PKK Kota Serang, Banten. 

Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan gaya hidup ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan kompor induksi, yang didemokan langsung oleh Executive Chef Iwan Irawan.

Wakil Ketua PKK Pemerintah Kota Serang Cona Engrin menyatakan, pihaknya mendukung penuh terhadap PLN yang aktif mempromosikan penggunaan peralatan rumah tangga yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Menurutnya, Kompor induksi tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih aman bagi pengguna, sehingga diharapkan ibu-ibu PKK yang hadir di sini dapat mulai mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari.

"Kompor induksi tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan keamanan lebih bagi pengguna," ujarnya, Selasa, 11 Juni 2024.

General Manager PLN UID Banten, Abdul Mukhlis menjelaskan, Electrifying Lifestyle Vaganza adalah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target transisi energi dan mendorong terciptanya green energy.

Mukhlis mengatakan, kompor induksi adalah salah satu teknologi yang dapat membantu mewujudkan kesadaran masyarakat akan pentingnya beralih ke energi yang lebih bersih dan mengurangi emisi karbon.

Ia menambahkan, kompor induksi memiliki banyak keuntungan, seperti memasak lebih cepat karena pengaturan suhu yang mudah, lebih akurat dengan menu timer, lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas, dan lebih sehat tanpa emisi karbon. 

"Untuk itu mari kita bersama-sama ikut beralih menggunakan kompor induksi," pungkasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill