Connect With Us

PLN Klaim Masak Daging Kurban Lebih Mudah dan Efisien Pakai Kompor Induksi 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Juni 2024 | 19:38

PT PLN (Persero) UID Banten, melalui UP3 Banten Utara, bekerja sama dengan PKK Pemerintah Kota Cilegon, menyelenggarakan acara Electrifying Lifestyle Vaganza, Kamis, 13 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara, bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pemerintah Kota Cilegon, menyelenggarakan acara Electrifying Lifestyle Vaganza. 

Dalam acara tersebut, PLN menyosialisasikan cara memasak daging menggunakan kompor induksi, mengingat Hari Raya Iduladha yang identik dengan kegiatan memasak daging kurban.

Acara yang berlangsung di Pendopo rumah dinas Walikota Cilegon ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. 

Dimulai dengan demo memasak olahan daging oleh Chef Zulkarnaen Anwar dari Hotel Aston Cilegon, acara dilanjutkan dengan lomba memasak menggunakan kompor induksi yang melibatkan istri-istri dari berbagai instansi pemerintahan di Kota Cilegon.

Ketua PKK Pemerintah Kota Cilegon Hany Seviaty Helldy menyatakan, pihaknya sangat mendukung inisiatif PLN dalam mempromosikan penggunaan peralatan rumah tangga yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Menurutnya, Kompor induksi tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan keamanan lebih bagi pengguna.

"Apalagi dengan adanya fitur timer pada kompor induksi, memasak daging bisa disesuaikan dengan waktu dan suhu yang diperlukan sehingga memasak akan lebih tenang dan cepat matang," ujarnya Kamis, 13 Juni 2024.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengungkapkan, kegiatan Electrifying Lifestyle Vaganza merupakan bentuk komitmen PLN dalam mengajak masyarakat untuk mengaplikasikan gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan seperti kompor induksi.

"Tujuan akhirnya bisa bersama-sama dengan pemerintah mencapai target terlaksananya transisi energi dan mendorong terciptanya green energy," katanya.

Mukhlis menyebut,kompor induksi memiliki banyak keuntungan dan berharap masyarakat Kota Cilegon dapat mulai beralih menggunakan kompor induksi.

Dikatakan Mukhlis, kompor induksi adalah salah satu teknologi yang dapat membantu mewujudkan hal tersebut. 

Dengan kompor induksi, memasak dapat lebih cepat karena fitur timer, sehingga memasak olahan daging kurban saat Hari Raya Iduladha akan lebih hemat dibandingkan dengan kompor gas. 

Melalui Electrifying Lifestyle Vaganza, diharapkan masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi dan teknologi yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

SPORT
Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44

Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill