Connect With Us

Kerja Sama dengan World Bank, PLN Dapat Kucuran Dana 581 Juta Dolar

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Juni 2024 | 10:15

PLN melakukan upaya elektrifikasi di daerah 3T. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) telah menjalin kerja sama pendanaan dengan World Bank, Canada Clean Energy & Forest Climate Facility, dan Clean Technology Fund dengan total dana sebesar 581,5 juta dolar Amerika Serikat. 

Pendanaan ini bertujuan untuk meningkatkan akses elektrifikasi di Indonesia, serta mendukung transisi energi dan mempercepat digitalisasi perusahaan melalui penandatanganan skema hibah dan perjanjian pinjaman langsung dengan Sovereign Guarantee dalam Program Indonesia Sustainable Least-cost Electrification-1 (ISLE-1).

Program ISLE-1 merupakan pinjaman berbasis program yang bertujuan untuk meningkatkan akses listrik, mempersiapkan jaringan listrik untuk integrasi energi baru terbarukan (EBT), dan memperkuat kapasitas operasional teknologi informasi PLN. 

Selain itu, program ini juga mendapat dukungan teknis dan pendanaan dari Sustainable Renewables Risk Mitigation Initiative (SRMI) yang dikelola oleh Energy Sector Management Assistance Program (ESMAP).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kolaborasi pendanaan ini untuk mendukung rencana distribusi, transmisi, dan pembangkit listrik dalam mencapai 100 persen elektrifikasi di Indonesia. 

Program ini juga akan mendanai peningkatan penggunaan energi baru terbarukan, mengurangi biaya pembangkitan listrik, dan memperkuat kapasitas keuangan serta operasional PLN.

"ISLE-1 berfokus pada dua wilayah yakni Maluku dan Nusa Tenggara, karena kedua wilayah tersebut memiliki tingkat elektrifikasi yang rendah dan rata-rata biaya pembangkit listriknya tinggi," ujar Darmawan, Kamis, 14 Juni 2024.

Dikatakan Darmawan, PLN menyadari transisi energi tidak dapat dilakukan sendirian, sehingga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi tantangan teknis, strategis, operasional, dan pendanaan yang ada.

Menurutnya, transisi energi tidak bisa dilakukan sendiri karena ada berbagai tantangan yang harus diatasi. 

"PLN telah memetakan seluruh tantangan tersebut sehingga setiap tantangan dapat diatasi, dapat dimitigasi, dan dapat dikelola agar bisa terus maju dan mencapai misi transisi energi," tambah Darmawan.

Direktur World Bank untuk Indonesia dan Timor-LesteCarolyn Turk menyatakan, World Bank siap mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai 100 persen elektrifikasi dan mempercepat penggunaan EBT. 

Dia berharap pendanaan ini dapat menciptakan keseimbangan antara investasi jaringan yang dibutuhkan dan permintaan listrik yang besar, khususnya di Kepulauan Bagian Timur.

Tutk menyatakan, World Bank siqp mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai 100 persen elektrifikasi. Pasalnya, peningkatan elektrifikasi rumah tangga, terutama di Kepulauan Bagian Timur, akan memberikan peluang ekonomi tambahan, terutama bagi perempuan.

Selain itu, Turk juga menyebutkan bahwa pendanaan program ISLE-1 juga mendukung pengembangan EBT di Indonesia.

"Investasi pada energi terbarukan yang penting untuk menjadikan sektor ini berada pada jalur yang lebih efisien dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan keterjangkauan dan keandalan," pungkasnya.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Minggu, 11 Januari 2026 | 10:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah volume bantuan logistik bagi warga yang tinggal di zona terdampak langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill