Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) telah menjalin kerja sama pendanaan dengan World Bank, Canada Clean Energy & Forest Climate Facility, dan Clean Technology Fund dengan total dana sebesar 581,5 juta dolar Amerika Serikat.
Pendanaan ini bertujuan untuk meningkatkan akses elektrifikasi di Indonesia, serta mendukung transisi energi dan mempercepat digitalisasi perusahaan melalui penandatanganan skema hibah dan perjanjian pinjaman langsung dengan Sovereign Guarantee dalam Program Indonesia Sustainable Least-cost Electrification-1 (ISLE-1).
Program ISLE-1 merupakan pinjaman berbasis program yang bertujuan untuk meningkatkan akses listrik, mempersiapkan jaringan listrik untuk integrasi energi baru terbarukan (EBT), dan memperkuat kapasitas operasional teknologi informasi PLN.
Selain itu, program ini juga mendapat dukungan teknis dan pendanaan dari Sustainable Renewables Risk Mitigation Initiative (SRMI) yang dikelola oleh Energy Sector Management Assistance Program (ESMAP).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kolaborasi pendanaan ini untuk mendukung rencana distribusi, transmisi, dan pembangkit listrik dalam mencapai 100 persen elektrifikasi di Indonesia.
Program ini juga akan mendanai peningkatan penggunaan energi baru terbarukan, mengurangi biaya pembangkitan listrik, dan memperkuat kapasitas keuangan serta operasional PLN.
"ISLE-1 berfokus pada dua wilayah yakni Maluku dan Nusa Tenggara, karena kedua wilayah tersebut memiliki tingkat elektrifikasi yang rendah dan rata-rata biaya pembangkit listriknya tinggi," ujar Darmawan, Kamis, 14 Juni 2024.
Dikatakan Darmawan, PLN menyadari transisi energi tidak dapat dilakukan sendirian, sehingga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi tantangan teknis, strategis, operasional, dan pendanaan yang ada.
Menurutnya, transisi energi tidak bisa dilakukan sendiri karena ada berbagai tantangan yang harus diatasi.
"PLN telah memetakan seluruh tantangan tersebut sehingga setiap tantangan dapat diatasi, dapat dimitigasi, dan dapat dikelola agar bisa terus maju dan mencapai misi transisi energi," tambah Darmawan.
Direktur World Bank untuk Indonesia dan Timor-LesteCarolyn Turk menyatakan, World Bank siap mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai 100 persen elektrifikasi dan mempercepat penggunaan EBT.
Dia berharap pendanaan ini dapat menciptakan keseimbangan antara investasi jaringan yang dibutuhkan dan permintaan listrik yang besar, khususnya di Kepulauan Bagian Timur.
Tutk menyatakan, World Bank siqp mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai 100 persen elektrifikasi. Pasalnya, peningkatan elektrifikasi rumah tangga, terutama di Kepulauan Bagian Timur, akan memberikan peluang ekonomi tambahan, terutama bagi perempuan.
Selain itu, Turk juga menyebutkan bahwa pendanaan program ISLE-1 juga mendukung pengembangan EBT di Indonesia.
"Investasi pada energi terbarukan yang penting untuk menjadikan sektor ini berada pada jalur yang lebih efisien dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan keterjangkauan dan keandalan," pungkasnya.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TODAY TAGRatusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.
Gudang milik perusahaan eksportir sawit, PT MMS, di Kawasan Pergudangan Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digeledah tim penyidik dari Bareskrim Polri.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews