Connect With Us

Jalin Kerja Sama, PLN Resmikan SPKLU di Kantor Kementerian LHK

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 Juni 2024 | 11:53

Acara peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kantor KLHK, Gelora, Jakarta Pusat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kantor KLHK, Gelora, Jakarta Pusat. 

Acara ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus sebagai bagian dari kerjasama kedua pihak untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi dan mendukung transisi energi di Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyatakan, penggunaan kendaraan listrik secara luas dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil dan dampak negatifnya terhadap perubahan iklim. 

"Dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan beralih ke kendaraan listrik yang menggunakan energi terbarukan, kita dapat mengurangi emisi CO2 dan dampak negatifnya terhadap perubahan iklim," ujar Siti Nurbaya pada Minggu, 9 Juni 2024.

Siti Nurbaya juga mengajak seluruh jajaran Eselon I KLHK untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas sehari-hari. 

Menurutnya, emisi gas buang dari kendaraan berbahan bakar fosil adalah penyebab utama polusi udara, sehingga transisi ke kendaraan listrik adalah solusi penting yang harus didorong dan diimplementasikan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN terus berupaya mendukung transisi energi di Indonesia dengan membangun infrastruktur EV secara masif. 

"PLN siap mendukung transisi energi di tanah air salah satunya lewat penyediaan infrastruktur EV secara masif," ucap Darmawan. 

Dia menambahkan, infrastruktur ini dibangun secara menyeluruh sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam menggunakan kendaraan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Lasiran menjelaskan, PLN telah membangun 113 SPKLU di 98 lokasi di Jakarta dan sekitarnya yang beroperasi 24 jam. 

Lasiran menyebut, PLN akan terus menambah SPKLU di tempat-tempat umum yang mudah diakses masyarakat, seperti mal, terminal, stasiun, tempat parkir umum, dan rest area.

Untuk memudahkan penggunaan kendaraan listrik, PLN telah menyediakan EV Digital Services (EVDS) di Super App PLN Mobile, yang memungkinkan masyarakat mencari lokasi SPKLU dan SPBKLU, mengajukan layanan home charging services, melakukan test-drive, dan membeli kendaraan listrik melalui aplikasi tersebut.

Selain peresmian SPKLU, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga dimeriahkan dengan konvoi motor listrik yang diikuti oleh pegawai KLHK, PLN, dan komunitas motor listrik Elders.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill