Connect With Us

PLN Bagikan 4 Tips Aman Listrik saat Tinggalkan Rumah untuk Liburan Iduladha 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:03

Tampilan aplikasi PLN Mobile. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024, mendatang, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memberikan sejumlah saran bagi masyarakat yang berencana bepergian atau meninggalkan rumah selama libur panjang. 

Libur Iduladha juga bertepatan dengan long weekend sering dimanfaatkan untuk mudik atau rekreasi, sehingga penting untuk memastikan keamanan rumah dan instalasi listrik.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengimbau masyarakat memastikan kelistrikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan. 

Dengan demikian, masyarakat dapat merasa nyaman dan tenang saat berlibur atau pulang ke kampung halaman.

"Kami mengingatkan pentingnya mengamankan peralatan kelistrikan dan fasilitas lain di rumah sebelum bepergian dalam kurun waktu yang cukup lama menjelang dan sesudah Idul Adha," ujar Abdul Mukhlis.

Berikut tips dari PT PLN (Persero) UID Banten bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah saat libur Hari Raya Iduladha 1445 H.

1. Cabut Perangkat Elektronik yang Tidak Digunakan

Pastikan semua perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan peralatan dapur dicabut dari stop kontak untuk menghindari risiko korsleting listrik yang bisa menyebabkan kebakaran.

2. Nyalakan Lampu Penerangan Seperlunya

Jaga penerangan di beberapa bagian rumah seperti teras, bagian tengah, dan sisi belakang agar tetap terpantau, terutama jika ada kamera pengawas.

3. Periksa Kondisi Instalasi Listrik di Rumah

Pastikan tidak ada kabel yang rusak atau terkelupas yang dapat menimbulkan risiko korsleting.

4. Isi token atau Bayar Tagihan Listrik

Bagi pelanggan prabayar, isi token listrik terlebih dahulu sebelum bepergian. Bagi pelanggan pascabayar, bayar tagihan listrik sebelum meninggalkan rumah untuk menghindari listrik padam.

Abdul Mukhlis juga menyarankan masyarakat agar memberitahukan kepada tetangga atau petugas keamanan setempat jika akan meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, karena dapat membantu memantau kondisi rumah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan semua langkah pencegahan telah dilakukan sebelum meninggalkan rumah," tukasnya.

Selain itu, PLN UID Banten juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang menyediakan berbagai fitur kemudahan seperti pelaporan gangguan listrik, informasi tagihan, dan pembayaran online.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill