Connect With Us

Hari Lingkungan Hidup, Srikandi PLN Bersihkan Sampah di Pantai Tanjung Kait Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 6 Juni 2024 | 15:12

Srikandi PLN Banten membersihkan sampah di Pantai Terang Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, melalui kelompok Srikandi-nya, melakukan aksi Green Employee Involvement meliputi kegiatan pembersihan dan pengolahan sampah di Pantai Terang Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Ketua Srikandi PLN UID Banten Luky Artanti menjelaskan, kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional 2024, di mana PLN berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Terlibatnya Srikandi PLN dalam kegiatan ini menggambarkan tingkat kepedulian terhadap lingkungan sekitar kita, hal ini juga merupakan perwujudan Srikandi empowerment di PLN," kata Luky dalam keterangannya, Kamis, 6 Juni 2024.

Para Srikandi PLN melakukan pembersihan pantai dari sampah plastik dan organik. Selain itu, mereka juga memilah sampah berdasarkan nilai dan jenisnya, seperti high value, low valuez organik, dan anorganik, untuk kemudian dikirimkan ke mitra pengolahan sampah agar dapat didaur ulang menjadi barang berdaya guna.

Menurut Luky, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan pantai, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam transisi energi melalui pengelolaan sampah.

"Kami berharap, aksi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar baik secara lingkungan maupun ekonomi," ungkap Luky.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengapresiasi seluruh Srikandi PLN UID Banten yang dengan menunjukkan karakter anggun, cerdas, dan tangguh. 

Bagi Abdul Mukhlis, Srikandi PLN tidak hanya ahli dalam menjaga kelistrikan tetapi juga peduli terhadap lingkungan.

"Semangat mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan sejalan dengan nilai-nilai perusahaan dan komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan," ujar Abdul Mukhlis.

Dalam kegiatan ini, PLN UID Banten berhasil mengumpulkan 1,7 ton sampah dengan partisipasi dari 150 relawan yang terdiri dari pegawai PLN UID Banten, Komunitas Bank Sampah Sari Mulya, Kelompok Swadaya Masyarakat Pantai Terang, dan Kelompok Masyarakat Nelayan. Sampah yang terkumpul kemudian akan diolah oleh mitra pengolahan menjadi barang berdaya guna.

KOTA TANGERANG
Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Jatuh Tempo Dapat Diskon 5 Persen, Berlaku Hingga 31 Oktober 

Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Jatuh Tempo Dapat Diskon 5 Persen, Berlaku Hingga 31 Oktober 

Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:21

Kabar baik bagi pemilik kendaraan bermotor di wilayah Tangerang dan Banten. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten memberikan potongan atau diskon sebesar 5 persen bagi wajib pajak yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

BANTEN
Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:04

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:29

Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill