Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut
Selasa, 21 April 2026 | 07:32
Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan PLN melalui kemudahan akses pembayaran listrik dengan program Pembayaran Keliling (Yarling).
Program dimotori langsung oleh para Srikandi atau pegawai perempuan PLN, dengan pelaksanaan meliputi seluruh Unit Pelayanan Pelanggan (UP3).
Program ini bertujuan menyediakan kemudahan pembayaran listrik, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari akses memadai seperti minimarket, PPOB (payment point online bank), dan gerai ATM.
salah satu Srikandi PLN UP3 Banten Utara Alfi Dian mengatakan, kegiatan ini diharapkan berdampak positif bagi pelanggan karena memberikan informasi tentang layanan kelistrikan PLN dan memudahkan pembayaran listrik tepat waktu.
"Pembayaran rekening listrik indentik dengan kegiatan rutin ibu-ibu atau kaum perempuan, untuk itulah Srikandi turut hadir di tengah masyarakat," ujar Alfi, Jumat, 17 Mei 2024.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengajak pelanggan untuk memanfaatkan program Yarling yang dilaksanakan setiap tanggal 1 hingga 20 tiap bulan, bertepatan dengan periode pembayaran listrik.
Dijelaskannya, kegiatan Yarling ini dilaksanakan secara bergiliran di tiap wilayah kelurahan dengan berkolaborasi bersama stakeholder terkait seperti camat, kepala desa/lurah, mitra kerja PLN, hingga layanan payment point.
"Tak lupa PLN juga menyiapkan hadiah menarik untuk pelanggan yang melalukan pembayaran listrik," ungkapnya.
Abdul Mukhlis juga mengapresiasi para Srikandi PLN atas inisiatif dan inovasi mereka dalam melayani pelanggan.
"Harapan kami melalui program ini masyarakat semakin puas dengan pelayanan yang diberiakn oleh PLN," tutupnya.
Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
TODAY TAG-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews