Connect With Us

Erick Thohir Sebut PLN Jadi Jantungnya IKN 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 30 Juni 2024 | 18:23

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo meninjau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di IKN pada Sabtu, 29 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi PLN dalam menyediakan energi bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hal ini disampaikan saat Erick bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo meninjau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di IKN pada Sabtu, 29 Juni 2024

Dalam kesempatan itu, Erick mengaku masih banyak pihak yang ragu akan pembangunan IKN, terlebih dirancang bakal disuplai listrik tenaga surya.

"Hari ini terbukti, PLTS ini sudah jadi, sudah produksi 10 megawatt, dengan kebutuhan IKN sekarang baru 1 megawatt," tambahnya.

Erick juga mengapresiasi PLN atas komitmennya dalam menghadirkan energi hijau di IKN melalui PLTS tersebut.

Lanjutnya, kebutuhan listrik di IKN akan meningkat, sehingga PLN diminta untuk terus mengembangkan penyediaan energi bersih, termasuk pemanfaatan hidro, surya, dan angin.

"Peran PLN di sini sangat besar karena akan jadi jantungnya IKN," kata Erick.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. PLN diminta untuk memastikan membangun keberlanjutan ekosistem energi hijau di IKN.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN siap sepenuhnya menjalankan arahan Menteri BUMN untuk menyediakan listrik ramah lingkungan yang andal di IKN, menggunakan teknologi terkini dengan konsep green, smart, dan beautiful.

"Kami siap mengerahkan kekuatan untuk memastikan IKN menjadi kota yang green dan futuristik," ucap Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN akan membangun sistem kelistrikan green and smart untuk mendukung kawasan IKN. Semua pembangkit yang melistriki IKN akan menggunakan energi ramah lingkungan, dan proses bisnis kelistrikannya akan berbasis teknologi digital canggih.

Dijelaskan Darmawan, PLTS IKN dibangun oleh PLN Nusantara Power bekerja sama dengan Sembcorp dari Singapura, saat ini sudah beroperasi sebesar 10 megawatt dari total 50 megawatt yang akan selesai pada akhir 2024. 

Darmawan juga menyebutkan bahwa seluruh jaringan kelistrikan di IKN akan dibangun di bawah tanah untuk memastikan keandalan dan keindahan. 

Selain itu, smart transmission, smart distribution, dan smart meter untuk setiap pelanggan juga akan dibangun dengan listrik 100% dari energi baru terbarukan (EBT), sementara seluruh sistem kelistrikan akan beroperasi dalam smart grid.

PLN melalui subholding PLN Icon Plus juga telah menyiapkan jaringan telekomunikasi untuk mendukung digitalisasi dan data center yang akan dibangun di IKN.

PLN membangun infrastruktur fiber optic untuk telekomunikasi di IKN sebagai bagian terintegrasi dari infrastruktur ketenagalistrikan. Lalu, untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di IKN, PLN juga siap membangun ekosistem smart electric vehicle.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill