Connect With Us

Teknologi AI Diklaim Bisa Pangkas Biaya Kampanye dan Tingkatkan Kemenangan di Pilkada

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 Juli 2024 | 18:09

Kolaborasi tvOne dengan Pilkada.ai untuk menyukeskan Pilkada Serentak 2024, Selasa 9 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi salah satu cara yang dilakukan sebagai media kampanye pemilu.

Sebab, selain diklaim bisa memangkas biaya kampanye juga dapat meningkatkan peluang kemenangan peserta pemilu seperti calon kepala daerah.

Salah satu platform berbasis teknologi generative AI yang menyediakan layanan untuk membantu kegiatan kampanye tersebut adalah Pilkada.AI.

Nadia Shabilla, CEO Pilkada.AI mengatakan Pilkada.AI sendiri merupakan platform yang memanfaatkan teknologi generative AI dan big data, untuk memberikan solusi bagi para calon kepala daerah dalam meningkatkan efektivitas kampanye mereka.

Dengan Pilkada.AI, pengumpulan dan analisis data politik, dilakukan secara akurat dan komprehensif mulai dari rekomendasi program, isu kritikal, komunikasi kampanye, video generative AI, isu daerah, isu calon kepala daerah, pemetaan elektoral, hingga manajemen tim kampanye di lapangan. 

"Platform ini menyediakan One Stop Solution untuk seluruh kebutuhan kampanye calon kepala daerah," terangnya, Selasa 10 Juni 2024.

Founder Mediawave Yose Rizal menambahkan dengan Pilkada.AI para calon kepala daerah yang memilki waktu singkat untuk berkampanye, bisa melakukan kerja-kerja politik yang efisien. Mereka jadi tahu harus bergerak kemana dan tidak pusing lagi dengan isu yang tengah ramai di daerah tersebut.

"Kita juga ingin kampanye-kampanye politik di Indonesia biayanya jangan tinggi-tinggi, yang lebih efisien saja, nah dengan cara kita percaya bahwa teknologi digitalisasi bisa melakukan itu. Kalau biaya politiknya turun, ya tentunya kepala daerah di saat memerintah nanti pun bebannya lebih ringan dan bisa lebih fokus kepada kemajuan masyarakat," terangnya.

Untuk kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Pilkada.ai juga berkolaborasi dengan stasiun televisi berita tvOne.

Kerjasama ini juga bertujuan untuk membantu para calon kepala daerah (cakada) mulai tingkat wali kota, bupati hingga gubernur, dalam menyusun strategi kampanye yang tepat sasaran dan relevan, serta memberikan informasi yang akurat, cepat, dan dapat diandalkan kepada masyarakat mengenai Pilkada. 

“Kerjasama dengan tvOne, menjadikan fitur Pilkada.AI semakin lengkap. Dengan menggunakan Pilkada.AI, cakada semakin mudah untuk berkampanye dengan strategi yang tepat sasaran dan efektif, sekaligus semakin meningkatkan popularitas melalui tayangan di tvOne," tambahnya.

Direktur Business Marketing/Sales & Programming tvOne Goretti Limi menjelaskan tvOne pada dasarnya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk mengikuti tren atau teknologi yang kekinian.

"Kerjasama dengan Pilkada.AI ini adalah langkah konkret mewujudkan fungsi tvOne sebagai media massa yang terpercaya untuk mendukung demokrasi di Indonesia supaya terwujud Pilkada 2024 yang smart, efisien, dan sehat,” ujar Maria.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill