Connect With Us

Sumbangkan Pajak Rp52,39 T untuk Negara, PLN Diganjar Penghargaan 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 28 Juli 2024 | 19:12

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memberikan penghargaan Grup Pembayar Pajak Terbesar untuk PT PLN (Persero), pada Jumat, 26 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Grup Pembayar Pajak Terbesar dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada Jumat, 26 Juli 2024, atas kontribusinya dalam pembayaran pajak.

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengungkapkan, penerimaan pajak negara pada tahun 2023 mencapai Rp1.869,2 triliun. Untuk itu, Suryo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. 

"Capaian 2023 merupakan hasil kontribusi dari seluruh wajib pajak dan sinergi antara pemerintah serta seluruh masyarakat. Tahun 2024 ini kami perlu dukungan penuh dari semua pihak sehingga kita semua bisa berkontribusi lebih bagi bangsa," ujar Suryo dalam keterangannya, Minggu, 28 Juli 2024.

DJP terus mengoptimalkan sistem dan mengintegrasikan kebijakan setiap tahun, dengan mengedepankan prinsip transparency governance. 

Suryo menekankan bahwa dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama demi kepentingan negara. 

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, penghargaan ini adalah hasil dari transformasi tata kelola keuangan dan aset yang dilakukan PLN selama empat tahun terakhir. 

Pada tahun 2023, PLN berhasil menyumbang pajak sebesar Rp52,39 triliun, meningkat 15,6% dibandingkan dengan kontribusi pada tahun 2022 yang sebesar Rp45,31 triliun.

"PLN berkomitmen untuk terus menjaga kinerja perusahaan dan keuangan yang baik. Melalui pengelolaan perusahaan yang profesional dan transparan, kami dapat memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian dan pendapatan negara," jelas Darmawan.

Darmawan juga menyebut bahwa kontribusi pajak yang signifikan tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan listrik pada tahun 2023 yang mencapai 288,44 Terawatt hour (TWh), naik 5,36% YoY dibandingkan dengan 273,76 TWh pada tahun 2022. 

Total pendapatan PLN juga meningkat drastis menjadi Rp487,38 triliun pada tahun 2023, dibandingkan dengan Rp441,13 triliun pada tahun sebelumnya.

"Capaian ini diperoleh atas perjuangan seluruh insan PLN yang menjalankan transformasi berbasis digital secara end to end. Sehingga kini PLN menjadi semakin lincah, unified, dan kokoh menghadapi segala tantangan," ungkapnya.

Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, PLN telah fokus pada transformasi pengelolaan keuangan melalui berbagai inisiatif strategis seperti cash war room, centralized payment, centralized planning, dan notional pooling.

"Dengan adanya transformasi menyeluruh di tubuh perusahaan, pengelolaan keuangan semakin efisien, kredibel, dan akuntabel, kini PLN memiliki kondisi keuangan yang sehat sehingga mampu memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

TEKNO
Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill