Connect With Us

Berakibat Fatal, Segera Cek 7 Bagian Rumah Ini Setelah Diguncang Gempa

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 September 2024 | 09:51

Ilustrasi pengecekan rumah setelah gempa (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, namun di balik pesonanya, negeri ini berada di wilayah yang rentan gempa bumi karena berada di pertemuan lempeng tektonik besar. 

Mengingat risiko tersebut, penting bagi setiap pemilik rumah untuk melakukan pengecekan dan pemeliharaan struktur bangunan guna menjaga keselamatan keluarga.

PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel Ricky Alexander Samosir mengatakan, pemilik rumah harus memastikan bahwa rumah aman dari dampak gempa tidak bisa diabaikan.

"Jadi kita tahu rumah yang kita huni telah memenuhi standar keamanan," ujarnya, Senin, 23 September 2024.

Berikut adalah 7 bagian rumah yang perlu segera diperiksa setelah gempa, demi menghindari kerusakan fatal.

1. Pondasi Rumah  

Pondasi merupakan penopang utama rumah. Retakan pada pondasi, baik kecil maupun besar, bisa menjadi tanda bahaya. Periksa seluruh area pondasi, baik dari dalam maupun luar rumah, serta perhatikan apakah lantai mulai miring atau pintu dan jendela menjadi sulit dibuka. Hal ini bisa menandakan penurunan pondasi yang perlu segera diperbaiki.

2. Atap dan Kuda-kuda

Atap yang kuat melindungi rumah dari cuaca ekstrem. Pastikan tidak ada genteng yang retak atau bocor. Selain itu, cek kuda-kuda atap yang berfungsi menopang struktur atap. Jika terdapat kuda-kuda yang bengkok atau keropos, ini bisa menyebabkan atap ambruk. Kebocoran di sekitar ventilasi atau pipa juga bisa merusak struktur bawah atap.

3. Dinding dan Langit-langit 

Retakan pada dinding atau langit-langit bisa menandakan masalah struktural yang serius. Retakan diagonal sering kali menunjukkan adanya pergerakan pondasi. Selain itu, kelembapan di dinding juga patut diwaspadai karena bisa menandakan kebocoran air yang dapat merusak bangunan.

4. Kolom dan Balok

Kolom dan balok adalah penopang utama bangunan. Segera periksa apakah ada kerusakan seperti keropos, retakan, atau deformasi. Pada kolom kayu, waspadai adanya rayap. Sementara pada kolom beton, perhatikan tanda-tanda korosi atau pengelupasan yang bisa mengindikasikan kelemahan struktur.

5. Lantai

Lantai yang retak atau tidak rata bisa menjadi tanda penurunan pondasi. Jika lantai mulai terangkat atau bergelombang, ada kemungkinan terjadi masalah struktural di bawah permukaan. Segera lakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah.

6. Sistem Drainase

Sistem drainase yang baik sangat penting untuk menjaga pondasi rumah tetap kuat. Pastikan tidak ada air yang menggenang di sekitar rumah setelah hujan. Genangan air dapat menyebabkan erosi pada pondasi, merusak struktur rumah secara perlahan.

7. Pintu dan Jendela

Pintu dan jendela yang sulit dibuka atau ditutup bisa menjadi tanda pergerakan pondasi. Perhatikan celah yang terbentuk antara kusen dan dinding, karena hal ini bisa mengindikasikan adanya masalah serius pada struktur rumah.

Melakukan pengecekan secara rutin pada 7 bagian penting ini akan membantu memastikan rumah tetap aman dan kokoh. Jika membutuhkan bantuan profesional untuk pemeriksaan atau perbaikan struktur rumah, Gravel menyediakan layanan Gravel Maintenance yang dilakukan oleh tenaga ahli berpengalaman.

TANGSEL
Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun

Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun

Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Sebar 150 Petugas Kebersihan Cegah Penumpukan Sampah Tahun Baru

Pemkot Tangerang Sebar 150 Petugas Kebersihan Cegah Penumpukan Sampah Tahun Baru

Rabu, 31 Desember 2025 | 19:16

Jelang malam pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan persiapan dengan mengerahkan 150 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan selama momentum Tahun Baru 2026 nanti.

KAB. TANGERANG
Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:43

Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill