Connect With Us

Apa yang Harus Diperhatikan Saat Mengirim Barang Pecah Belah?

Redaksi | Senin, 13 Januari 2025 | 17:04

Ilustrasi melakban kardus untuk pengiriman barang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Mengirim barang pecah belah memang sering membuat kita sedikit deg-degan, ya. Apalagi kalau barang tersebut punya nilai sentimental atau mahal. Tenang, dengan tips di bawah ini, Anda bisa mengirimkan barang pecah belah dengan lebih aman dan tanpa khawatir. Yuk, simak baik-baik!

1. Gunakan Bahan Pelindung yang Memadai

Sebelum memikirkan soal pengiriman, langkah pertama yang harus Anda perhatikan adalah packing barang dengan benar. Barang pecah belah seperti gelas, piring, atau keramik sangat rentan terhadap benturan.

Anda perlu membungkus setiap item menggunakan bubble wrap atau kertas tebal untuk menghindari gesekan. Jangan lupa juga menambahkan pelindung ekstra di dalam kardus, seperti foam atau kertas koran yang diremas.

Selain itu, pilih kardus yang kokoh agar tidak mudah penyok selama perjalanan. Pastikan juga bagian dalam kardus tidak terlalu longgar, sehingga barang di dalamnya tidak bergeser saat dibawa.

2. Jangan Ragu Menggunakan Lakban untuk Keamanan Ekstra

Saat kardus sudah siap, pastikan Anda menutupnya rapat-rapat. Di sini, lakban sangat berperan penting untuk menjaga kemasan tetap aman dan tertutup rapat.

Anda bisa menggunakan lakban bening atau yang berwarna cokelat, tergantung kebutuhan. Pastikan semua sudut kardus sudah tertutup sempurna dengan lakban agar tidak ada risiko kardus terbuka selama pengiriman. Jangan tanggung-tanggung, ya, gunakan lakban secukupnya demi keamanan!

3. Pilih Jasa Ekspedisi yang Tepat

Mengirim barang pecah belah membutuhkan perhatian ekstra dari jasa ekspedisi. Pastikan Anda memilih layanan pengiriman yang sudah berpengalaman dan memiliki opsi pengiriman khusus untuk barang fragile.

Sebelum mengirim, beri tahu pihak ekspedisi bahwa Anda sedang mengirimkan barang pecah belah. Biasanya, mereka akan memberikan label "Fragile" pada paket Anda agar barang lebih mendapat perhatian.

4. Sertakan Asuransi untuk Barang Berharga

Kalau barang pecah belah yang Anda kirim memiliki nilai tinggi, seperti pajangan antik atau barang kaca mahal, sebaiknya tambahkan asuransi. Dengan adanya asuransi, Anda akan lebih tenang karena ada perlindungan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pengiriman.

5. Tulis Label dengan Jelas

Jangan lupa untuk menempelkan label "Fragile" di beberapa sisi kardus. Hal ini untuk mengingatkan kurir agar lebih berhati-hati saat menangani barang Anda.

Buat label yang mudah dibaca dan cukup besar. Semakin jelas informasi yang Anda berikan, semakin kecil kemungkinan barang Anda diperlakukan secara asal.

6. Cek Kembali Sebelum Dikirim

Sebelum menyerahkan paket Anda ke jasa ekspedisi, periksa kembali kemasannya. Lastikan semua sudah tertutup rapi dengan lakban bening atau cokelat, label sudah menempel dengan jelas, dan bahan pelindung di dalam kardus cukup memadai. Kalau Anda merasa kurang yakin, tambahkan pelindung ekstra untuk memastikan keamanan maksimal.

Mengirim barang pecah belah memang memerlukan usaha tambahan, tapi itu sebanding dengan rasa tenang yang Anda dapatkan, bukan? Dengan mengikutia langkah-langkah di atas, barang Anda akan sampai ke tujuan dengan aman dan selamat.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill