Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Cap Go Meh merupakan salah satu tradisi dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang menandai berakhirnya perayaan pergantian tahun menurut kalender lunar China.
Secara umum, Cap Go Meh dikenal sebagai puncak dan penutupan perayaan Imlek, serta merupakan malam purnama pertama pada tahun baru Imlek, dilansir dari laman Kemenag RI.
Istilah "Cap Go Meh" sendiri berasal dari bahasa Mandarin dialek Hokkien. Secara harfiah, "Cap" berarti sepuluh, "Go" berarti lima, dan "Meh" berarti malam, sehingga arti keseluruhannya adalah hari kelima belas pada bulan pertama dalam kalender lunar.
Tradisi ini dirayakan dengan penuh semangat dan keunikan, menjadi simbol harapan serta kebersamaan bagi komunitas Tionghoa di Indonesia.
Berdasarkan perhitungan kalender, Cap Go Meh tahun 2576 Kongzili jatuh pada tanggal 12 Februari 2025, mengingat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili telah dirayakan pada tanggal 29 Januari 2025.
Pada tanggal tersebut, perayaan Tahun Baru Imlek juga telah ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah perayaan Cap Go Meh termasuk hari libur nasional.
Jawabannya adalah, meskipun Cap Go Meh merupakan bagian penting dari tradisi Imlek, tanggal 12 Februari 2025 tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Dikutip dari DetikCom, ketentuan hari libur nasional untuk tahun 2025 telah diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, dan dalam SKB tersebut tidak ada penetapan tanggal merah untuk perayaan Cap Go Meh.
Meski demikian, perayaan Cap Go Meh tetap dirayakan secara meriah dan tradisional di berbagai daerah di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki komunitas Tionghoa besar seperti Singkawang, Bogor, dan Pontianak.
Cap Go Meh juga dianggap menjadi bagian dari kekayaan budaya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Banyak yang menyebutnya sebagai Festival Lampion atau Festival Lentera, di mana masyarakat berkumpul untuk menikmati berbagai atraksi, hidangan khas, dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews