Connect With Us

Dihadiri 5.000 Jemaat, Ini Rangkaian Ibadah Imlek di Vihara Boen San Bio Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Januari 2025 | 21:07

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho meninjau pengamanan ibadah Imlek di Vihara Nimmala Boen San Bio, Pasar Baru, Kota Tangerang, Selasa 28 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 25 titik vihara di Kota Tangerang melaksanakan ibadah Imlek 2576/2025, salah satunya yakni Vhara Nimmala Boen San Bio di Pasar lama.

Agus Hidayat, Pengurus Vihara Nimmala Boen San Bio menjelaskan rangkaian ibadah Imlek 2576/2025 diawali dengan persembahyangan umum, pentas seni dan pesta lampion yang dimulai pada Selasa 28 Januari 2025, pukul 20.00 WIB.

Selanjutnya, persembahyangan bersama akan dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, bertepatan pada Tahun Baru Imlek.

"Doa dipanjatkan untuk mengungkapkan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Para Dewa-Dewi," ujarnya.

Ia memperkirakan akan ada sebanyak 5.000 umat dari dalam dan luar Kota Tangerang yang melaksanakan ibadah di Vihara Nimmala Boen San Bio.

Ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota karena telah membantu pengamanan pada perayaan tahun Baru Imlek 2025/2576.

"Semoga berjalan dengan baik, aman dan kondusif," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melaksanakan monitoring di tiga vihara besar di Kota Tangerang, Selasa 28 Januari 2025, petang

Didampingi Wakapolres, AKBP Eko Bagus Riyadi dan sejumlah Pejabat Utama (PJU), Kapolres meninjau langsung pengamanan di Vihara Boen Tek Bio Kecamatan Tangerang, Vihara Nimmala Boen San Bio di Pasar lama dan Vihara Yan Sen Bio di Neglasari.

"Monitoring ini menindaklanjuti kegiatan apel gelar pasukan yang dilaksanakan tadi pagi. Malam ini kami melakukan monitoring secara langsung di Vihara-vihara. Kegiatan ini untuk memastikan kesiapan personel pengamanan, termasuk pengamanan internal di sejumlah Vihara," ujarnya.

Untuk memudahkan pengawasan dan pengamanan ibadah, para Jamaat yang akan masuk melalui satu pintu, guna menghindari penumpukan dan memudahkan pengawasan maupun pengecekan terhadap barang bawaan.

"Itu semua dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas yang dimungkinkan terjadi saat peribadatan berlangsung," jelasnya.

Ia menyebut, sebanyak 347 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Tahun Baru Imlek di wilayah Kota Tangerang.

Personel tersebut terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Senkom, Pokdarkamtibmas dan Saka bhayangkara. Juga termasuk Tim Penjinak Bom dari Polda Metro Jaya.

"Kegiatan pengamanan akan dilakukan di 24 titik lokasi Vihara yang akan melaksanakan kegiatan peribadatan dari total 52 Rumah Ibadah yang ada di wilayah kami," papar Zain.

BANTEN
Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

SPORT
Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:41

Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill