HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan
Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
TANERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota mengerahkan unit penjinak bom (jibom) Detasemen Gegana Brigade Mobile (Brimob) Polda Metro Jaya, untuk disiagakan di tempat-tempat ibadah selama perayaan Tahun Baru Imlek 2576/2025.
Tim Jibom itu diterjunkan guna antisipasi kerawanan terhadap Vihara-vihara yang masuk dalam kategori prioritas. Ada 3 Vihara besar di Kota Tangerang yakni Vihara Boen Tek Bio, Vihara Boen San Bio dan Vihara Yoen San Bio.
"Tim Jibom yang disiapkan dibekali alat metal detector dan mirror detector saat penyisiran ke setiap sudut bangunan tempat ibadah tersebut," ungkap Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Aryono, Selasa 29 Januari 2025.
Aryono menjelaskan, tim terdiri dari 7 personel ini secara detail melakukan pemeriksaan dan mendeteksi tiap sudut Vihara agar aman dari benda mencurigakan.
Menurutnya, Polisi hadir guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga etnis Tionghoa yang merayakan tahun baru Imlek 2025 di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang, Polda Metro Jaya.
"Kami memastikan Vihara yang melaksanakan ibadah dengan jumlah jemaat yang banyak dalam keadaan aman dan nyaman. Kita meminimalisir terjadinya potensi gangguan keamanan," ujar Aryono.
Sebelumnya Polres Metro Tangerang Kota juga telah melaksanakan apel kesiapan personel pengamanan perayaan tahun baru Imlek 2025, dengan melibatkan 347 personil gabungan terdiri personil Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Senkom, Pokdarkamtibmas dan Saka bhayangkara.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews