Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota mengerahkan unit penjinak bom (jibom) Detasemen Gegana Brigade Mobile (Brimob) Polda Metro Jaya, untuk disiagakan di tempat-tempat ibadah selama perayaan Tahun Baru Imlek 2576/2025.
Tim Jibom itu diterjunkan guna antisipasi kerawanan terhadap Vihara-vihara yang masuk dalam kategori prioritas. Ada 3 Vihara besar di Kota Tangerang yakni Vihara Boen Tek Bio, Vihara Boen San Bio dan Vihara Yoen San Bio.
"Tim Jibom yang disiapkan dibekali alat metal detector dan mirror detector saat penyisiran ke setiap sudut bangunan tempat ibadah tersebut," ungkap Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Aryono, Selasa 29 Januari 2025.
Aryono menjelaskan, tim terdiri dari 7 personel ini secara detail melakukan pemeriksaan dan mendeteksi tiap sudut Vihara agar aman dari benda mencurigakan.
Menurutnya, Polisi hadir guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga etnis Tionghoa yang merayakan tahun baru Imlek 2025 di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang, Polda Metro Jaya.
"Kami memastikan Vihara yang melaksanakan ibadah dengan jumlah jemaat yang banyak dalam keadaan aman dan nyaman. Kita meminimalisir terjadinya potensi gangguan keamanan," ujar Aryono.
Sebelumnya Polres Metro Tangerang Kota juga telah melaksanakan apel kesiapan personel pengamanan perayaan tahun baru Imlek 2025, dengan melibatkan 347 personil gabungan terdiri personil Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Senkom, Pokdarkamtibmas dan Saka bhayangkara.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGSeorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews