Connect With Us

Gen Z dan Milenial Perlu Tau Hal Ini Kalau Mau Beli Rumah KPR

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 Februari 2025 | 22:15

Diskusi mengenai strategi membeli rumah melalui KPR di BCA Expoversary 2025, ICE BSD City, Tangerang, Kamis 20 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memiliki rumah sendiri merupakan impian setiap orang. Sebab rumah tak hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tapi juga menjadi aset yang berharga.

Namun, memiliki rumah saat ini menjadi tantangan bagi Gen Z dan generasi Milenial karena harga properti semakin mahal. Sedangkan gaya hidup kedua generasi tersebut dikenal cenderung konsumtif lantaran suka nongkrong. Karena itu, sistem Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) biasanya selalu dipilih, apalagi membeli rumah untuk pertama kali.

Meski demikian, diperlukan strategi dan perencanaan yang baik agar memilik rumah impian dapat terwujud. Jadi, simak tips berikut ini jika ingin membeli rumah dengan sistem KPR.

Welly Yandoko, EVP Consumer BCA mengatakan hal mendasar dalam mengajukan KPR yakni melihat faktor internal. Calon pembeli atau nasabah harus tahu kebutuhan tempat tinggal itu berupa rumah, apartemen atau lainnya.

"Kemudian harus mengukur diri, punya budget berapa dan kira-kira pemasukannya berapa," ujarnya dalam acara BCA Expoversary 2025 di ICE BSD, Kamis 20 Februari 2025.

Selanjutnya, kata Welly, faktor eksternal yang harus diketahui yakni mencari developer yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Terkait pembiayaannya, lakukan kurasi terhadap bank untuk menilai kredibilitas dan fleksibilitasnya.

"Pilih bank yang bisa beri pembiayaan jangka panjang, berapa variasi prodak pembiayaan yang ditawarkan bank tersebut. Dengan suku bunga yang ditawarkan, hitung dengan pemasukan, kira-kira bisa terjangkau tidak," terangnya.

Menurut Welly, masyarakat dapat memanfaatkan event BCA Expoversary 2025 yang digelar di ICE BSD Tangerang karena menawarkan berbagai macam promo bunga KPR.

"BCA memberikan penawaran spesial suku bunga KPR BCA 2,68% eff.p.a fix 3 tahun dengan penempatan sejumlah dana, biaya provisi 0,68% dan diskon biaya administrasi 50%, serta bunga 2,88 flat p.a. tenor 2 dan 3 tahun," terangnya.

Nasabah juga dapat menemukan beragam opsi hunian impian dari 21 developer yang berpartisipasi secara offline. Bisa juga mencari properti idaman secara online pada lebih dari 362 proyek dari 168 developer, 96 kantor property agent, dengan lebih dari 1.891 listing property yang tersebar di berbagai kota besar.

Sementara itu, Personal Finance & Investment Olivia Louise mengingatkan, bagi Gen Z dan Milenial sebelum memutuskan mengajukan KPR, harus melihat kondisi finansial. Pastikan sudah memiliki dana darurat dan proteksi. 

"Untuk cicilan itu maksimal 30 persen dari pendapatan dan harga rumah sekitar 3 kali pendapatan dalam setahun," paparnya.

Sedangkan untuk pilihan tenor, menurut Olivia baik tenor pendek maupun panjang memiliki resiko tersendiri.

"Cicilan pendek bisa cepat selesai, tapi harga jadi mahal. Tapi cicilan terlalu panjang juga ada resiko seperti ketidakpastian ekonomi makro dan mikro kedepannya yang dapat mempengaruhi pendapatan. Kalau mencari kestabilan, cari suku bunga yang kalau naik tidak kaget angkanya dan bisa berjenjang," ujarnya.

Kemudian untuk memilih pengembang, Olivia juga mengingatkan untuk selalu mengecek informasi melalui sosial media, website maupun berita.

"Cek track record pembangunan yang sebelumnya seperti apa. Jangan malas cek review pembeli sebelumnya. Cek juga legalitasnya, jangan sampai surat-surat dobel," terangnya.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill